Mengurangi Beban Tagihan Macet

“Miliki Tata Kelola Usaha Yang Terfokus Kepada Upaya Menjauhkan Diri Dari Masalah Tagihan Macet, Daripada Mengeluarkan Semua Energi Perusahaan Hanya Untuk Mengurusi Tagihan Macet.” – Djajendra

Yth Bapak Djajendra,

Saya mengalami kesulitan dalam mengatur cash flow usaha. Hal ini dikarenakan sebagian besar agen dan distributor saya mengalami kesulitan untuk membayar tagihannya. Kira-kira apa ya pak, langkah-langkah atau solusinya untuk bisa mengurangi beban tagihan macet tersebut ? Terima kasih pak. Suparno, Jakarta.

Djajendra Menjawab!

Yth Bapak Suparno,

Jauh lebih mudah menghindari terjadinya tagihan macet dari pada mengurusi tagihan macet. Tetapi namanya bisnis, apa lagi bila dijalankan dengan cara menjual secara hutang, maka potensi tagihan macet itu pasti akan ada. Oleh karena itu, seharusnya sejak awal perusahaan memiliki tindakan yang meminimalkan risiko tagihan macet, melalui proses pemberian hutang kepada agen dan distributor secara selektif dan lebih berhati-hati. Jika setiap proses pemberian hutang kepada agen dan distributor dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai kemungkinan, solusi, dan risiko. Maka, tagihan-tagihan macet tersebut mungkin lebih mudah untuk ditagih, tapi yang pasti upaya untuk memperbaiki tagihan macet akan mengeluarkan biaya dan energi yang besar. Solusinya adalah segera ambil tindakan-tindakan yang kreatif untuk mengalirkan cash flow ke perusahaan; tindakan persuasif dalam bentuk negosiasi dari hati ke hati untuk membuat tagihan macet bisa dibayar kembali oleh agen dan distributor; dan tindakan strategis untuk mempercepat pembersihan tagihan bermasalah dari aset perusahaan.

Upaya Anda ini dapat juga dilakukan melalui pinjaman dari bank untuk membantu mengatasi persoalan cash flow perusahaan, yang diikuti dengan langkah menegosiasikan kembali skedul tagihan kepada distributor dan agen, termasuk upaya mempercepat pembayaran melalui cara memberikan diskon kepada agen dan distributor. Bila tidak, usaha Anda berpotensi kehilangan bisnis dan tak mampu bergerak dalam memenuhi kebutuhan pelanggan. Yang terpenting jangan biarkan aliran uang kas dari agen dan distibutor menjadi stagnan. Terus – menerus upayakan melalui cara-cara persuasif untuk mengalirkan uang kas dari para agen dan distributor ke perusahaan Anda. Ingat! Walaupun aliran uang kas tersebut harus melambat, tapi harus tetap mengalir.

Pastikan proses pembersihan tagihan macet berjalan sesuai skenario Anda, usahakan cash flow perusahaan pulih dan secara perlahan menjadi lebih kuat. Sekian dulu ya, pak suparno. Saya doakan Anda selalu sukses.

Author: DJAJENDRA

Djajendra is corporate motivator. The best corporate motivator in Jakarta, Indonesia. web site: http://www.djajendra-motivator.com E-mail: training@djajendra-motivator.com E-mail: konsultasi@djajendra-motivator.com