Ada 8 Tantangan Yang Harus Dihadapi Pemimpin

Dalam analisa saya, saya melihat ada delapan tantangan utama yang harus dihadapi oleh pemimpin puncak di hari ini.

Pertama, kemampuan untuk menjaga tingkat kesehatan perusahaan dalam wujud perusahaan yang kuat dan sehat.

Kedua, kemampuan membangun kepemimpinan yang harmonis disemua jenjang organisasi.

Ketiga, kemampuan membangun kekuatan sumber daya manusia yang berkualitas dalam menjawab setiap perubahan.

Keempat, kemampuan membangun lingkungan sosial yang mendukung bisnis perusahaan.

Kelima, kemampuan untuk memahami potensi pasar secara mendalam.

Keenam, kemampuan untuk bekerja dengan teknologi dan informasi yang sesuai dengan tuntutan zaman.

Ketujuh, kemampuan untuk menciptakan efisiensi dan penghematan secara menyeluruh di dalam organisasi.

Kedelapan, kemampuan untuk membangun komunikasi internal-eksternal perusahaan yang tangguh.

Kedelapan tantangan ini wajib dijawab secara cerdas oleh para pemimpin puncak di hari ini. Dalam organisasi hari ini kesiapan pemimpin untuk menjadi penunjuk arah bagi kesuksesan organisasinya sudah tidak dapat dikompromikan lagi . Sikap peduli pemimpin pada semua tantangan yang muncul akan menjadi titik terang buat organisasi ke arah yang lebih jelas. Dan, selanjutnya para pemimpin harus mampu mendefinisikan semua rencana dan sasaran tertinggi dalam bahasa yang sederhana, agar dapat dimengerti dan dipahami oleh semua level dari sumber daya manusia yang ada di dalam struktur organisasi perusahaan.
Para pemimpin di hari ini wajib bekerja keras untuk menata kekuatan internal organisasi agar dapat menghasilkan sumber daya manusia yang berkarakter sesuai kebutuhan bisnis perusahaan, yang memiliki kualitas dan semangat kerja yang super tinggi, serta nilai, prinsip, dan keberanian untuk berkreatifitas dalam batasan tanggung jawab masing–masing secara profesional dan harmonis.
Para pemimpin di hari ini wajib untuk menjadi inspirator bagi semua kekuatan sumber daya manusia perusahaan, agar para pemimpin dapat mengelola dan memanfaatkan semua potensi sumber daya organisasinya secara efisien dan semaksimal mungkin. Kepemimpinan yang memahami kehebatan kekuatan internal perusahaannya, khususnya kekuatan sumber daya manusianya pasti akan mampu menciptakan kinerja dan prestasi yang hebat.
Seorang pemimpin di hari ini haruslah mampu menunjukkan sikap bijaksananya dalam pola hidup sederhana yang terfokus pada upaya untuk mengangkat moral, perilaku, dan semangat dari semua potensi kekuatan sumber daya manusianya.
Pemimpin harus mampu merancang strategi pengembangan sumber daya manusianya yang mencerminkan kekuatan mereka dalam merespons keragaman potensi pasar dan para pelanggan yang menjadi bagian tidak terpisahkan terkait keberadaan organisasi perusahaan di masa depan.
Para pemimpin wajib mendefinisikan misi dan visi dari masa depan perusahaan secara sederhana dan harus mudah dipahami oleh semua potensi kekuatan sumber daya manusia, termasuk para pelanggan. Kekuatan pemimpin dalam memompa motivasi dan semangat sumber daya manusianya dalam memahami misi perusahaan, akan memantapkan kedudukan perusahaan di masa kini dan di masa depan.
Para pemimpin wajib memberi arah kepada sumber daya manusianya untuk selalu mendengarkan pelanggan dan belajar untuk memberikan nilai lebih bagi kepuasan pelanggan.
Delapan tantangan pemimpin puncak akan menjadi dasar dalam membangun sebuah rencana strategi yang mencakup keunggulan kekuatan internal perusahaan. Tingkat kesehatan perusahaan akan menentukan kemampuan kepemimpinan dalam menjawab fundamental kekuatan perusahaan, kepemimpinan disemua jenjang juga merupakan sebuah kekuatan fundamental yang akan mengarahkan semua kepemimpinan dari level bawah sampai level puncak untuk selalu berada dalam satu persepsi dan visi, tenaga kerja berkualitas termasuk dalam kekuatan fundamental organisasi dalam menjawab kualitas produk dan kualitas layanan kelas satu, lingkungan sosial yang mendukung keberadaan sebuah organisasi dan kepemimpinannya akan menjadi kekuatan dalam menciptakan kepercayaan diri organisasi, potensi pasar yang dapat dikembangkan dan dijadikan sebagai basis langganan baru adalah harapan masa depan keberhasilan sebuah kepemimpinan, teknologi dan informasi wajib dimanfaatkan secara cerdas dan tepat sasaran dalam menjawab kebutuhan dan tuntutan para langganan, effisiensi dan penghematan menjadi kewajiban bagi kepemimpinan untuk menjaga dan merawat daya saing organisasinya, komunikasi internal dan eksternal merupakan sebuah jembatan yang wajib dibangun secara sempurna untuk menjawab semua kebutuhan kelangsungan organisasi. Kedelapan hal di atas, akan menjadi akar keberhasilan bila sejak awal menjadi fokus dan perhatian para pemimpin.
Para pemimpin memiliki kewajiban untuk membangun sumber daya manusia yang cerdas dengan semangat untuk menciptakan perusahaan yang sehat dan kuat dalam menghadapi persaingan global dan local yang semakin hari semakin ketat.
Kemampuan pemimpin tidak hanya terbatas pada meramal masa – masa menguntungkan, tetapi juga tentang masa-masa kekacauan yang mungkin muncul di hari esok. Keberhasilan akan terbentang luas bagi pemimpin yang mau memimpin dengan misi memberikan inspirasi dan motivasi kepada setiap karyawannya.
Para pemimpin harus membangun visi baru yang mempererat hubungan yang melintasi semua sektor yang ada di dalam perusahaannya. Niat baik dari para pemimpin untuk mau memberi semangat dan motivasi kepada semua karyawannya, pasti menciptakan gairah kerja yang super tinggi buat para karyawan dalam bekerja bersama prinsip kerja terbaik, visi, misi, dan siap menjadi mesin perusahaan yang andal.
Seorang pemimpin puncak wajib memiliki karakter yang menjaga perasaan setiap orang, serta mampu mendefinisikan tantangan yang dihadapi perusahaan secara sederhana. Kualitas pemimpin wajib dinyatakan melalui perilaku dan tindakan yang berkarakter membangun dan melindungi semua kekuatan sumber daya yang ada di dalam perusahaan, dan mengajarkan kepada sumber daya manusianya tentang bagaimana seharusnya bekerja dan melewati semua masa sulit dengan kemenangan.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Penjual Yang Baik Haruslah Seorang Komunikator Yang Bijak

“Suara Bijak Yang Jujur Dari Penjual, Akan Memberikan Rasa Senang Dan Rasa Nyaman Pada Batin Terdalam Pembeli”.-Djajendra

Sering sekali seorang penjual gagal mencapai puncak penjualan tertinggi, yang hanya disebabkan oleh ketidakmampuannya untuk meyakinkan para pelanggan untuk membeli produknya.

Saat penjual tidak mampu menjadi seorang komunikator yang hebat, untuk menjelaskan kehebatan dan keunggulan produknya kepada pelanggan, maka gagallah dia untuk menjual produknya. Oleh sebab itu, seorang penjual tidak sekedar cukup memiliki bakat dan kemampuan menjual yang hebat, tapi dia juga harus menjadi seorang komunikator yang andal dan terpercaya.

Prinsipnya, seorang penjual haruslah tetap fokus pada upaya meyakinkan dan menanamkan rasa percaya pelanggan pada semua keunggulan dan manfaat dari produk yang ia jual. Bila penjual gagal menanamkan keyakinan positif tentang produk-produk yang ia jual, maka akibatnya penjual akan kalah bersaing dan sulit menjual produknya di pasar. Walaupun mungkin bagian marketing di perusahaan tersebut telah bekerja keras untuk melakukan promosi, iklan, propaganda, dan program customer lainnya secara sangat hebat. Tetapi sikap bijak penjual sangatlah menentukan hasil akhir.


Saat Ekonomi Rakyat Di Tangan Pasar


Saat ini sebagian besar penduduk dunia sedang menjalani kehidupan dalam rasa khawatir yang berlebihan. Ketidakpastian ekonomi dunia oleh kenaikan harga energi dan berbagai macam bahan-bahan kebutuhan hidup, telah membuat rasa khawatir menguasai pikiran dari setiap orang.

Sistem ekonomi dunia yang cendrung tidak terfokus pada pemeratan ekonomi telah menciptakan jurang yang sangat lebar di antara orang-orang yang berpenghasilan super besar dengan orang-orang yang berpenghasilan super kecil. Bayangkan di dalam dunia yang kita tinggali ini ada orang-orang yang berpenghasilan lebih dari jutaan dolar Amerika per hari dan ada banyak orang yang hanya berpenghasilan kurang dari puluhan dolar Amerika per bulan. Jurang penghasilan yang sangat lebar ini adalah buah dari sistem ekonomi yang dianut oleh semua bangsa-bangsa di bumi tercinta ini. Akibat dari ketimpangan ekonomi dunia ini sangatlah sulit diharapkan dapat terwujud rasa damai dan nyaman di permukaan bumi ini. Jelas kenaikan harga energi dunia dan kenaikan harga pangan dunia bisa berakibat fatal buat kedamaian dan kenyamanan hidup. Sebab, perut-perut lapar yang tidak lagi memikirkan nyawanya bisa menciptakan kerusuhan-kerusuhan sosial berskala global, dan semua ini akan menciptakan dunia yang tidak damai dan tidak nyaman. Karakter ekonomi yang terfokus pada pertumbuhan dan tidak peduli pada pemeratan adalah karakter ekonomi yang sangat tidak adil dan berpotensi membuat dunia menjadi tempat yang tidak nyaman buat siapa pun.

Setiap pemimpin negara haruslah menyadari bahwa sikap mereka yang selalu fokus pada pertumbuhan ekonomi tanpa memperdulikan pemerataan ekonomi hanya akan menghasilkan jurang yang sangat lebar di antara orang-orang yang punya duit dengan orang-orang yang tidak punya duit. Jelas kondisi ini akan menciptakan rasa khawatir buat siapa pun, termasuk buat orang-orang berduit banyak yang khawatir pada rasa aman dan nyaman, sedangkan orang-orang yang tidak punya duit pastilah khawatir tentang cara mendapatkan biaya untuk menjalani proses hidup yang normal dan wajar.

Kehidupan saat ini sedang mendapat tantangan yang sangat berat, dan belum jelasnya sikap dari para pemimpin dunia dalam mengatasi masalah harga pangan yang melambung dapat mengakibatkan timbulnya masalah kemanusiaan yang menyakitkan banyak orang.

Rasa khawatir yang menghuni pikiran banyak orang pada saat ini tidaklah sejalan dengan  niat yang ingin memakmurkan dan mensejahterakan orang banyak. Oleh sebab itu, kita di Indonesia seharusnya bangkit dan menerima kenyataan yang sedang berlangsung di kehidupan ini. Lalu, kita tegakkan kepala kita dan mulai bekerja keras dan bekerja cerdik untuk tidak membebani orang banyak dengan biaya hidup yang besar dan tidak pasti.

Indonesia adalah Negara sumber penghasil pangan terhebat di dunia, tapi sayangnya sistem dan kultur yang ada saat ini telah mematikan semua potensi hebat itu, dan ternyata di negara super subur dan super kaya ini ada banyak peristiwa kurang gizi yang muncul. Kemiskinan semakin hari semakin terlihat di setiap sudut desa dan kota, dan rasa khawatir berlebihan sangat terlihat di jiwa banyak orang. Para petani di Indonesia hidup dalam rasa putus asa, harga jual hasil tani mereka tidak bergerak kemana-mana, tapi biaya kebutuhan bertani mereka terus naik dari hari ke hari. Jadi, harga pangan yang terus naik itu tidak memberikan nilai lebih buat para petani, dan para petani dari hari ke hari semakin menjadi miskin dan sengsara.

Masalah pangan dan energi adalah masalah yang sangat serius dan penting buat memajukan peradaban sebuah bangsa. Bangsa yang lalai membangun kekuatan pangan dan energi akan menjadi bangsa barbar yang miskin. Dunia saat ini sedang bergerak ke arah yang tidak jelas, dan masa depan yang hebat belum tentu terwujud. Selama semua pemimpin masih sibuk mengurusi pertumbuhan ekonomi dan tidak memperdulikan pemerataan ekonomi, maka para pemimpin itu sesungguhnya hanya menjadi kaki tangan para pemodal besar dan cendrung memimpin sambil berkolusi dengan para kapitalis kronis.

Saatnya buat kita untuk bangkit melihat realitas yang ada, jangan sampai sisa-sisa kekayaan bumi Indonesia terus dikuras buat diangkut ke luar negeri. Para pemimpin formal dan informal haruslah bersatupadu dalam satu visi  yang sama, yaitu membangun kekuatan pangan dan energi nasional yang tangguh dan tak tergoncangkan oleh badai kehidupan apa pun.

Membiarkan kehidupan ekonomi rakyat di tangan pasar adalah perbuatan terbodoh dan tak bermoral. Setiap bangsa hanya akan eksis bila mereka mampu membuat rakyatnya hidup dalam rasa nyaman dan damai. Membiarkan rakyat hidup dalam rasa khawatir yang berlebihan dalam keadaan tidak pasti hanya akan menciptakan penderitaan yang menyakitkan.

* koleksi tulisan djajendra tahun 2007

Untuk seminar/training silakan hubungi www.ninecorporatetrainer.com

Tatapan Kosong Karyawan

“Pemimpin Bijak Tidak Akan Pernah Membiarkan Karyawan Kehilangan Gairah Kerja, Tapi Ia Selalu Membimbing Dan Menginspirasi Semua Karyawan Dengan Kepedulian Dan Kasih Sayang.”-Djajendra

Dalam pekerjaan pasti akan ada hal – hal yang sulit di mengerti oleh karyawan, tetapi pekerjaan harus berjalan dan diselesaikan dengan benar. Disinilah peran dan perhatian pemimpin terhadap kualitas dan kemampuan  karyawan menjadi penentu keberhasilan perusahaan. Memimpin haruslah menjadi hubungan komunikasi yang efektif, bukan sekedar memberi perintah dan tugas kepada karyawan.

Pemimpin tidak boleh membiarkan karyawan bekerja dengan perasaan bingung dan penuh tatapan kosong terhadap tugas dan tanggung jawab. Pemimpin harus menjadi energi positif yang memberi contoh dan mampu menyulut semangat karyawan untuk bekerja dalam batas tanggung jawab dengan berkualitas. Pemimpin juga harus membangun reputasi diri untuk bisa menjadi pengarah yang efektif terhadap semua hal yang tidak dipahami oleh karyawan. Jangan pernah sekalipun membiarkan karyawan bekerja dalam perasaan bingung, ragu, ataupun bimbang. Pastikan semua karyawan telah memiliki uraian tugas dan tanggung jawab yang sederhana dan jelas, untuk bisa mereka tindaklanjuti dengan sasaran dan waktu yang sesuai target.

Tugas utama memimpin adalah melaksanakan misi organisasi dengan memanfaatkan semua keunggulan dan kekuatan yang dimiliki oleh sumber daya organisasi. Oleh sebab itu, pemimpin harus bisa membangun perasaan percaya diri pada setiap karyawan, agar mereka mampu mengoptimalkan potensi sukses mereka untuk menggarap semua potensi hebat sumber daya perusahaan.

Pemimpin harus bisa menjadi inspirator ulung untuk memberdayakan semua karyawan, dengan cara memanfaatkan semua kekuatan potensi karyawan melalui kolaborasi kerja yang efektif dan efisien. Pemimpin tidak boleh meninggalkan tanggung jawab untuk memaksimalkan potensi sukses karyawan. Untuk itu, pemimpin harus bisa memotivasi karyawan agar karyawan mampu menemukan kekuatan, kemampuan, semangat, dan tekad yang mereka perlukan dalam upaya mengarahkan diri mereka menuju sukses terbesar.

Pemimpin harus menaklukkan semua perasaan ragu, bimbang, bingung, dan takut yang menguasai perasaan dan pikiran karyawan. Pemimpin harus mengisi nilai – nilai positif  ke mind set karyawan, untuk bisa mengarahkan visi organisasi guna menunjukkan arah dan sasaran yang tepat buat kesuksesan kerja.

Tatapan kosong karyawan dalam organisasi merupakan keadaan yang tidak baik. Itu merupakan tanda bahwa ada hal – hal penting yang tidak berjalan sesuai dengan rencana. Untuk itu, diperlukan evaluasi total terhadap sistem, kultur, etika, dan kebijakan kerja. Pemimpin yang memahami tentang bahaya dari tatapan kosong karyawan, pasti akan segera bertindak dengan melakukan koordinasi untuk mengisi tatapan kosong tersebut dengan nilai – nilai positif yang mengarahkan karyawan untuk memahami pentingnya gairah kerja dalam menemukan sukses yang mereka inginkan.

Membiarkan karyawan bekerja dengan tatapan kosong, sama artinya membiarkan organisasi kehilangan segala keunggulan. Tatapan kosong karyawan adalah wujud atau ekspresi dari ketidakmengertian karyawan terhadap visi, misi, dan tujuan organisasi dengan jelas. Mereka memiliki tatapan kosong, karena mereka bingung dan kehilangan harapan, serta kehilangan motivasi untuk melangkah ke arah yang lebih jauh. Mereka terperangkap dalam  rutinitas perusahaan yang tidak efektif, dan tidak mampu berpikir lebih kreatif untuk menuntaskan semua rintangan kerja yang mereka hadapi. Pemimpin yang baik pasti akan hadir tepat waktu guna menyelamatkan para karyawan dari perangkap rutinitas yang tidak efektif, dan selanjutnya memberi mereka perasaan percaya diri, digugah, diberi penghargaan, diberi kehormatan, diberi cinta, diberi perhatian, dan diberdayakan dengan maksimal untuk menjadi karyawan yang bekerja dengan efektif dan produktif.

Tatapan kosong karyawan adalah sebuah realitas yang jarang disadari oleh para pemimpin dalam ruang lingkup organisasi yang besar. Biasanya hal – hal seperti ini dianggap tidak penting, padahal sangat berbahaya bila dibiarkan. Sebab, tatapan kosong karyawan yang tidak diperhatikan sejak dini bisa menjadi persoalan kultur yang kronis dan mengancam eksistensi organisasi dalam menghasilkan karya – karya besar. Pemimpin yang bijak tidak akan bersikap diam untuk membiarkan tatapan kosong para karyawan menjadikan perusahaan tidak efektif. Tatapan kosong ini lahir akibat ketidakjelasan mind set karyawan terhadap rencana dan strategi perusahaan.  Tatapan kosong ini juga merupakan bukti bahwa karyawan yang hadir dalam organisasi hanya secara fisik, sedangkan perasaan dan pikiran mereka tidak bersama organisasi.

untuk training/seminar hubungi www.djajendra-motivator.com