Sikap”TRUST”Pemimpin

“Karyawan Adalah Harta Termahal Dan Terhebat Yang Dimiliki Oleh Pemimpin. Oleh Sebab Itu, Pemimpin Wajib Membangun Budaya Trust Di Semua Aspek Kepemimpinannya. Melalui Budaya Trust Pemimpin Wajib Menata Semua Kekuatan Manusianya Untuk Meningkatkan Mutu Pelayanan, Mutu Kepemimpinan Di Semua Unit Kerja, Mutu Karyawan Yang Hebat, Mutu Hubungan Komunikasi Yang Hebat.”-Djajendra

Di hari esok, pekerjaan kepemimpinan yang paling berat yang harus dihadapi oleh para pemimpin adalah membuat para karyawannya bekerja dengan energi dan gairah kerja tertinggi. Di mana, cara mengelola karyawan sudah harus menyentuh kepada sikap saling mempercayai satu sama lain, di antara karyawan dengan pemimpin.
Karyawan adalah harta termahal dan terhebat yang dimiliki oleh pemimpin. Oleh sebab itu, pemimpin wajib membangun budaya trust di semua aspek kepemimpinannya. Melalui budaya trust pemimpin wajib menata semua kekuatan manusianya untuk meningkatkan mutu pelayanan, mutu kepemimpinan di semua unit kerja, mutu karyawan yang hebat, mutu hubungan komunikasi yang hebat.
Sikap trust pemimpin kepada para karyawannya, seharusnya menyadarkan batin terdalam dari setiap karyawan bahwa mereka adalah harta terbesar organisasi. Sebagai karyawan mereka harus membantu budaya trust yang dikembangkan pemimpin mereka, melalui kekuatan sikap positif, perilaku positif, karakter jujur, dan hubungan yang harmonis.
Pemimpin juga harus bersikap proaktif untuk menghapus semua kesombongan hierarki gaya lama, dan saatnya melibatkan sikap positif dan pikiran positif dalam menata perilaku trust sebagai budaya perusahaan.
Budaya trust mensyaratkan sebuah lingkungan kerja yang steril dari sikap dan perilaku negatif, membangun struktur organisasi yang bebas kebohongan, serta mengeluarkan para pimpinan dan karyawan dari perangkap gaya manajemen lama yang penuh dengan trik-trik dari kekuatan hierarki gaya lama.
Sikap trust pemimpin, seharusnya mengembangkan kepemimpinan yang terpencar dalam bentuk unit-unit kerja, di mana semua pemimpin dari masing-masing unit kerja terkecil hingga yang terbesar haruslah berada pada satu kekuatan tunggal dalam semangat tanggung jawab bersama.
Para pemimpin dari setiap unit kerja harus bisa menunjukkan sikap trustnya satu sama lain, tanpa terlibat pada perang dingin yang saling curiga. Semangat untuk membangun kekuatan sumber daya manusia secara utuh haruslah dimiliki oleh pemimpin dari unit kerja terkecil hingga oleh pemimpin puncak.
Sikap trust pemimpin, seharusnya mampu mempertahankan sikap saling percaya dari semua kekuatan sumber daya manusia organisasi dengan cara mengobarkan semangat yang dibutuhkan untuk membangun perusahaan.
Pemimpin harus bersikap cerdik untuk memobilasi semangat dari para karyawan untuk membangun budaya trust dalam pengembangan visi organisasi, serta memantapkan suatu kekuatan dalam upaya menciptakan kinerja yang hebat di masa depan.
Melalui konsentrasi yang terfokus pada visi yang jelas, pemimpin puncak seharusnya memberi kepada semua pemimpin unit-unit kerja yang tersebar di dalam organisasi, sebuah arah kerja yang jelas, serta peluang untuk menemukan sukses tanpa batas dalam pekerjaan mereka.
Setiap karyawan akan mengamati sikap jujur dari para pemimpinnya, sama seperti para pemimpin yang dengan setia mengamati kejujuran dari para karyawannya, untuk melihat apakah praktik organisasi sudah sejalan dengan prinsip trust yang dianut oleh pemimpin. Dalam semua interaksi, dari yang terkecil sampai yang terbesar, sikap pemimpin yang penuh dengan kejujuran akan menghargai keluhuran dari sikap trust yang diperlihatakan oleh para karyawan dalam membangun perusahaan.
Pemimpin yang bijaksana akan menunjukkan sikap trustnya kepada semua orang yang terlibat dalam lingkaran yang mengitari perusahaan, organisasi, orang, kepemimpinan, dan masyarakat. Dia tidak akan mengecewakan orang-orang yang telah memperlihatkan sikap trustnya dalam membangun budaya perusahaan yang penuh dengan hubungan saling percaya yang harmonis.
Pada saat ini kepedulian tentang langkanya kesetiaan karyawan kepada perusahaan dan berkurangnya kepercayaan perusahaan kepada karyawan merupakan pesan yang jelas bagi pemimpin hari ini. Perilaku tidak jujur dari dunia bisnis telah mengakibatkan hancur dan punahnya budaya trust di antara pemimpin dengan karyawannya.
Sikap saling tidak percaya pada akhirnya akan merusak kinerja organisasi, dan akibatnya perusahaan akan mengurangi tenaga kerja, peristiwa seperti ini akan membuat karyawan patah semangat dan kehilangan etos kerja positif. Sikap trust pemimpin harus mampu memandu visi, prinsip, dan nilai-nilai positif dari kekuatan sumber daya manusia untuk membangun sikap saling percaya dan meningkatkan semangat dan kreativitas dari semua karyawan.
Sikap trust pemimpin kepada semua karyawannya akan menciptakan masa depan organisasi yang kuat dan berkinerja hebat. Sikap trust pemimpin akan menyatukan semua kekuatan sumber daya perusahaan, dan menghapus perilaku spekulasi pada upaya menjawab tantangan masa depan organisasi.
Sikap trust pemimpin adalah kualitas kejujuran dari kepemimpinan yang diperlukan untuk membangun kekuatan positif organisasi, sama pentingnya dengan perilaku positif di dalam budaya organisasi. Kualitas kepemimpinan yang jujur ini dinyatakan dalam bentuk sikap positif, karakter positif, kekuatan positif yang ada di dalamnya, dan tentang bagaimana seharusnya pemimpin melewati masa depan bersama-sama dengan para karyawan yang hebat dan berkualitas tinggi.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Berbicara Empat Mata Dengan Bawahan

“Melalui Hubungan Komunikasi Empat Mata, Pemimpin Dapat Membaca Pikiran Dan Hati Nurani Dari Para Bawahan.”-Djajendra

Hubungan komunikasi dalam sikap tenang, tidak defensif, tapi penuh percaya diri dan rendah hati adalah hubungan komunikasi yang hebat di antara atasan dengan bawahan. Seorang pemimpin bijak selalu tahu untuk merangkul para bawahan dengan penuh perhatian.

Pemimpin bijak juga tahu untuk membangun hubungan komunikasi dengan memperlihatkan rasa hormat kepada para bawahan. Sebab, dengan memberikan rasa hormat kepada bawahan, pemimpin akan mendapatkan dukungan total dari para bawahan. Lalu melalui dukungan tersebut, pemimpin bisa menyusun rencana-rencana strategis untuk membawa organisasi menuju kepada sukses tertinggi.

Kemampuan berbicara empat mata dengan bawahan adalah kemampuan pemimpin dalam membuka diri, untuk lebih mengetahui tentang keahlian dan bakat dari para bawahan, yang mungkin masih belum dieksplorasi secara total untuk dimanfaatkan organisasi secara optimal. Oleh karena itu, pemimpin yang bijak pasti mengerti bahwa untuk keberhasilan sebuah visi dan misi, maka ia harus melakukan eksplorasi total terhadap semua bakat dan potensi tersembunyi dari para bawahan.

Melalui hubungan komunikasi empat mata, pemimpin dapat membaca pikiran dan hati nurani dari para bawahan. Untuk itu, pemimpin harus cerdik membuka diri dalam upaya mendekatkan diri dengan semua bawahan melalui kekuatan empati. Di mana, kekuatan empati akan menghasilkan intuisi untuk bisa membaca perasaan dan pikiran dari bawahan.

Pemimpin harus berusaha mendekatkan diri kepada semua bawahan agar dapat berbicara empat mata dengan semua bawahan di semua tingkatan yang ada dalam struktur organisasi, dan sekaligus menyatukan persepsi dengan semua pihak di dalam organisasi.

Berbicara empat mata dengan para bawahan akan mendekatkan jarak perasaan di antara pemimpin dan bawahannya. Bila jarak perasaan sudah dekat, maka segala tindakan pemimpin akan secara mudah dipahami oleh para bawahan, untuk kemudian bisa mereka tindaklanjuti dengan sempurna sesuai rencana yang ada.

Berbicara empat mata dengan para bawahan akan menyatukan persepsi dan bisa membawa dampak positif buat keberhasilan visi dan misi dari organisasi.

Pemimpin yang cerdik akan memanfaatkan komunikasi empat mata untuk menciptakan komitmen bawahan yang kuat dalam implementasi tugas dan tanggung jawab seharian secara jujur dan patuh pada etika kerja.

Pemimpin cerdik akan memperlihatkan kekuatan dalam merajut hubungan komunikasi yang hebat pada semua bawahan. Di mana, semua bawahan akan patuh dan menyatu dalam satu visi bersama sang pemimpin.

Untuk training/seminar hubungi www.djajendra-motivator.com

Pemimpin Kontroversial

“Pemimpin Kontroversial Hidup Di Antara Cinta Dan Benci, Di Antara Pujian Dan Makian. Tiada Kata Maaf Secara Utuh Akan Diterima Oleh Si Pemimpin Kontroversial. Sebab, Orang – Orang Yang Merasa Dirugikan Dan Disakiti Oleh Si Pemimpin Tersebut, Akan Menjadikannya Sebagai Kisah Tragedi Kehidupan Mereka Yang Tersingkirkan Dari Segala Kemudahan Untuk Hidup Dalam Prinsip Prikemanusiaan Yang Utuh. Dan, Kemudian Kisah Ini Akan Mereka Ceritakan Secara Turun – Temurun Kepada Anak Cucu Mereka. Semua Kisah Penderitaan Mereka Akan Menjadi Legenda Hidup Yang Membuat Si Pemimpin Menjadi Tidak Utuh Sebagai Pemimpin Yang Hebat, Dan Semua Kisah Yang Mereka Ceritakan Tersebut Akan Menjadi Kisah Kontroversial Yang Penuh Teka – Teki Di Sepanjang Zaman.”-Djajendra

Perbedaan sudut pandang di antara orang – orang adalah hal yang wajar, tetapi ketika semua perbedaan itu menjadi teka – teki yang sulit dicari jawabannya, maka terjadilah kontroversi yang penuh dengan perdebatan tanpa solusi.
Sering sekali seorang pemimpin terjebak dalam kisah kontroversi yang menciptakan pro dan kontra terhadap keberadaannya sebagai pemimpin yang bijak. Semua itu terjadi oleh perilaku kepemimpinan yang penuh dengan gaya manajemen misterius yang tertutup.
Pemimpin adalah milik kawan dan lawan politiknya, sekali ia terpilih sebagai pemimpin yang menang, maka ia harus menjadi pemimpin untuk semua orang tanpa terkecuali. Pemimpin yang bijak tahu diri untuk merangkul yang kalah, dan menyatukan yang kalah dengan yang menang dalam sebuah hubungan yang harmonis. Kegagalan menyatukan, dan upaya menyingkirkan yang kalah, hanya akan menciptakan kontroversi dalam perjalanan kepemimpinannya.
Perbedaan yang terus dibuat berbeda dengan berbagai langkah – langkah yang anti perdamaian, pasti akan menghasilkan peristiwa – peristiwa kontroversial. Di mana, semua peristiwa kontroversial tersebut akan menghasilkan kelompok yang diuntungkan dan kelompok yang dirugikan. Kelompok yang diuntungkan akan dengan setia memuji semua jasa dan kebaikan yang mereka terima dari si pemimpin, sedangkan kelompok yang dirugikan akan selalu membangun dendam dan benci terhadap semua perilaku si pemimpin terhadap mereka.
Pemimpin kontroversial hidup di antara cinta dan benci, di antara pujian dan makian. Tiada kata maaf secara utuh akan diterima oleh si pemimpin kontroversial. Sebab, orang – orang yang merasa dirugikan dan disakiti oleh si pemimpin tersebut, akan menjadikannya sebagai kisah tragedi kehidupan mereka yang tersingkirkan dari segala kemudahan untuk hidup dalam prinsip prikemanusiaan yang utuh. Dan, kemudian kisah ini akan mereka ceritakan secara turun – temurun kepada anak cucu mereka. Semua kisah penderitaan mereka akan menjadi legenda hidup yang membuat si pemimpin menjadi tidak utuh sebagai pemimpin yang hebat, dan semua kisah yang mereka ceritakan tersebut akan menjadi kisah kontroversial yang penuh teka – teki di sepanjang zaman.
Setiap generasi akan lahir untuk mewarisi sejarah pemimpinnya yang penuh kontroversial. Di mana, akan ada kelompok yang menulis sejarah yang memuji semua jasa si pemimpin, dan akan ada kelompok yang mendongengkan kisah – kisah kekejaman si pemimpin terhadap kemanusiaan.
Pemimpin kontroversial selalu menempatkan dirinya dalam cerita pro kontra yang abadi. Dia tetap akan berada dalam sudut pandang yang berbeda dari setiap generasi. Semua kemisteriusan dan teka – teki sikap kepemimpinannya, hanya akan menjadi cerita hitam putih dari sudut penafsiran berbagai kelompok yang pro dan kontra. Dia tidak pernah mendapatkan cinta dan kasih sayang yang utuh dan penuh dari semua orang. Dan, para ilmuwan juga hanya bisa menduga – duga tanpa mendapatkan solusi yang benar. Cerita kontroversial tetap akan abadi bersama sang pemimpin kontroversial.

UPgrade Diri Anda Menjadi Pemimpin Multi Talenta

“Bisnis Selalu Hidup Dan Survive Dari Berkompetisi Melawan Rival – Rival Yang Terlihat Dan Tidak Terlihat. Karena Semua Bisnis Memikirkan Satu Hal Yang Sama Yaitu ‘PROFIT’, Tentu Saja Semua Organisasi Bisnis Akan Menggunakan Tehnik – Tehnik Yang Sama. Sekarang Semua Keberhasilan Untuk Selalu Menang Dan Unggul Terletak Ditangan Seorang Pemimpin Multi Talenta, Yang Cerdik Dan Cerdas Dalam Memanfaatkan Semua Keunggulan Wawasan, Pengetahuan, Intuisi, Keterampilan, Dan Kebijaksanaan, Sebagai Kunci Sukses Kepemimpinannya Dalam Meraih Sukses Besar. “ – Djajendra

Ingat slogan yang berbunyi ‘jadilah seorang generalis dengan kualitas seorang spesialis’. Ternyata, seorang pemimpin tidak hanya berguna sebagai seorang yang menyuruh itu dan ini saja, melainkan juga harus berguna untuk kesehatan organisasi bersama semua unsur sumber daya.

Multi talenta atau memiliki kemampuan di banyak bidang ilmu pengetahuan dengan kualitas keterampilan terbaik adalah syarat utama untuk menjadi pemimpin sukses di abad ini.

Dunia bisnis yang semakin kompetitif dengan tuntutan kerja keras dari seorang pemimpin multi talenta mengharuskan setiap pemimpin dan calon pemimpin untuk menguasai semua pengetahuan tentang manusia, keuangan, pembukuan, administrasi, pemasaran, perencanaan, pelayanan, produk, lingkungan, sosial, politik, komunikasi, dan ada banyak lagi yang wajib dipahami oleh seorang pemimpin dan calon pemimpin.

Kesadaran organisasi untuk mendidik semua pemimpin dan calon pemimpin dengan kemampuan multi aspek ilmu pengetahuan, dan keterampilan yang berkualitas seorang spesialis sejati adalah sebuah tuntutan nyata dari perkembangan kompetisi dunia bisnis masa kini.

Kekuatan mental dan pikiran positif seorang pemimpin multi talenta akan memberikan harapan sukses bagi organisasi.

Bisnis bisa jatuh oleh kerugian besar, manajemen bisa berbuat kesalahan, pemimpin bisa putus asa, karyawan bisa kehilangan kepercayaan kepada organisasi, atau semua rencana baik berbalik arah menjadi bencana yang menghancurkan setiap bangunan organisasi yang telah dibangun dengan kerja keras.

Setiap pemimpin pasti pernah mengalami cerita kekecewaan yang menyedihkan, dan cerita sukses yang menggembirakan. Tetapi kemampuan pemimpin multi talenta untuk melihat semua persoalan dari hati dan pikiran positif akan membawanya kepada keberhasilan yang lebih tinggi.

Pemimpin yang memiliki kemampuan dan keterampilan dalam banyak bidang ilmu pengetahuan yang dibungkus bersama niat tulus dan mulia, merupakan sebuah dasar kuat dalam menghadapi persaingan bisnis tingkat tinggi.

Organisasi harus mampu membangun komposisi tubuhnya dengan semua aspek positif yang didukung oleh pikiran dan jiwa dari manusia – manusia berkarakter dan berperilaku positif bagi keberhasilan bisnis.

Setiap individu memiliki kualitas kompetensi yang jauh lebih besar daripada yang dapat mereka bayangkan, dan semua ini wajib menjadi tugas seorang pemimpin multi talenta untuk menyadarkan setiap individu di dalam organisasi melalui motivasi agar mampu membangkitkan potensi – potensi tidur untuk bisa berkarya dengan cemerlang bagi kesuksesan semua pihak.

Pemimpin multi talenta wajib membuat cetak biru kehidupan organisasi yang kreatif dan disiplin dalam upaya mencapai semua aspek tujuan dan keinginan yang telah ada di dalam misi, visi, dan nilai – nilai organisasi.

Perkembangan ilmu pengetahuan yang terjadi setiap detik, menjadikan semua pihak kebanjiran informasi yang murah dan gampang untuk didapatkan. Persoalannya adalah kecerdasan seorang pemimpin multi talenta untuk dapat memilih dan menentukan yang mana berguna dan yang mana tidak berguna akan menjadi kunci sukses dalam mengambil setiap keputusan yang tepat.

Setiap kualitas diri seorang manusia adalah sebuah efek langsung dan tidak langsung dari pengalaman dan lingkungan yang melingkarinya. Pikiran dan perasaan positif, misalnya, hanya akan tumbuh subur dan berfungsi dengan tepat bila semua pengalaman hidup mampu dilihat dari persepsi positif, demikian juga dengan lingkungan sehari – hari yang mampu menyinarkan aura dan nilai – nilai positif yang optimis.

Setiap kerja keras yang dilakukan dengan tulus dan sungguh – sungguh pasti akan mendapatkan hasil yang diharapkan. Untuk itu, pemimpin harus secara berulang – ulang memompa semangat dan motivasi sumber daya manusia, terutama saat sdm sedang berada dalam titik – titik krisis kepercayaan diri.

untuk seminar & training hubungi www.djajendra-motivator.com

Perubahan Adalah Takdir Dari Kehidupan!

“Perubahan Adalah Sesuatu Yang Abadi Dalam Kehidupan, Bila Anda Lalai Untuk Berubah, Anda Akan Tersingkir Dari Peradaban Baru.” – Djajendra

Ketika orang-orang menginginkan perubahan, maka pemimpin harus bisa mengarahkan semua potensi untuk mencapai perubahan yang sesuai harapan.Perubahan adalah takdir dari sebuah kehidupan. Perubahan mengingatkan kepada kita bahwa tiada keabadian dalam hidup ini. Perubahan juga mengajarkan kepada kita bahwa hidup itu harus terus menerus di evaluasi dan diperbaruhi sesuai tuntutan zaman. Kelalaian sikap pemimpin untuk mengikuti perkembangan persepsi banyak orang terhadap keadaan saat ini, akan menciptakan gejolak yang menolak eksistensi pemimpin.

Kesalahan pemimpin dalam menginterprestasikan perubahan yang diinginkan oleh orang-orang bisa berakibat pada hasil yang tidak sesuai dengan harapan, atau malah hasilnya bisa lebih buruk dari keadaan sebelum terjadinya perubahan. Bila hal ini terjadi, maka kredibilitas pemimpin akan jatuh dan ia tidak akan dipercayai lagi oleh para pengikutnya.

Perubahan yang tidak diperhitungkan dengan baik bisa berakibat pada rasa kecewa dari orang-orang yang menginginkan perubahan tersebut. Untuk menghindari hal-hal negatif, seorang pemimpin harus bisa menggunakan hati nurani dan akal sehat dalam menyikapi semua tuntutan dan harapan dari sebuah perubahan.

Pemimpin yang hebat adalah pemimpin yang tahu cara memimpin perubahan dan tahu cara mengarahkan semua kekuatan manusia menuju perubahan yang diinginkan pada sasaran tertinggi yang tepat.

Tiada rasa kuatir ataupun ragu di hati pemimpin hebat, yang ada hanyalah rasa berani dalam sebuah sikap tanggung jawab untuk memenuhi semua harapan perubahan dari orang banyak.

Perubahan itu pasti akan terjadi, tapi perubahan itu belum tentu menghasilkan sesuatu yang lebih baik dari keadaan sebelumnya, apa lagi kalau para pemimpin perubahan melakukan pengkhianatan terhadap inti perubahan yang diinginkan.

Perubahan selalu dimulai dengan antusias dan semangat yang sangat tinggi, tapi biasanya semua energi hebat yang mendorong perubahan itu bisa padam oleh perilaku pemimpin perubahan yang tidak berintegritas dan tidak cerdas memahami keinginan tulus dari perubahan itu.

Pemimpin yang baik akan selalu membimbing dan mengarahkan semua orang melalui perilaku rasa sabar, tekun, bijak, disiplin, yang terbungkus dalam keyakinan dan kepercayaan diri untuk menjadikan perubahan sebagai awal dari sebuah keadaan baru yang penuh semangat dalam menyongsong sukses di hari ini dan di hari esok.

Untuk seminar/training hubungi  www.djajendra-motivator.com

Pemimpin Dalam Sikap Sederhana

“Sikap Sederhana Pemimpin Yang Dibungkus Dalam Integritas Diri Yang Berkualitas Tinggi, Akan Menjadikan Pemimpin Mampu Berkontribusi Sesuai Janji.” – Djajendra

Sikap sederhana merupakan senjata andal untuk menaklukkan hati setiap orang. Melalui sikap sederhana seorang pemimpin mampu membangun kekuasaan yang kuat dan tahan lama.

Tantangan terhadap sikap sederhana pemimpin akan muncul dari orang – orang terdekat yang berada dalam lingkaran kekuasaannya. Di mana, orang – orang terdekat yang merasa berjasa mengantar pemimpin untuk menduduki sebuah jabatan penting, akan berupaya keras untuk memetik hasil maksimal buat keuntungan pribadi mereka. Akibatnya, kredibilitas pemimpin bisa dipertanyakan oleh orang banyak, dan niat baik pemimpin akan diragukan oleh banyak orang.

Pemimpin dalam sikap sederhana harus dapat menunjukkan integritas dan kredibilitas terhadap semua tindak – tanduk dari kepemimpinannya secara jujur dan terbuka. Sebagai pemimpin, ia tidak bisa membiarkan orang – orang terdekat di dalam lingkaran kekuasaan memanfaatkan dirinya buat keuntungan peribadi mereka. Ia wajib menunjukkan kepada semua orang tentang sikap tegasnya dalam memisahkan kepentingan persahabatan dengan kepentingan kekuasaan buat banyak orang. Ia harus bisa mempraktikkan manajemen kepemimpinan yang profesional, dan tidak membiarkan kepentingan kroni dan sahabat mendominasi kekuasaannya.

Keberpihakkan kepada orang banyak melalui sikap sederhana yang penuh dengan tanggung jawab, akan menjadi sebuah kekuatan yang meningkatkan reputasi dirinya sebagai pemimpin besar.

Pemimpin dalam sikap sederhana adalah pemimpin yang melaksanakan semua tugas dan tanggung jawab dengan integritas tinggi dalam rincian yang jelas. Ia tidak akan membuat birokrasi kepemimpinannya rumit dan tertutup, tapi ia akan membuat birokrasinya aktif melayani kepentingan semua orang tanpa terkecuali secara jelas, sederhana, dan transparan.

Pemimpin dalam sikap sederhana merupakan sosok yang terbuka dan tidak memiliki jarak dengan semua orang. Ia seorang pribadi sederhana yang menempatkan dirinya sebagai pelayan yang melayani semua kepentingan orang banyak secara jujur, tulus, ikhlas, dan bertanggung jawab. Ia juga seorang pengabdi yang tidak butuh tanda jasa. Ia seorang pemimpin yang berpenampilan sederhana dan tidak berlebihan. Sikapnya selalu terfokus untuk memberikan yang terbaik buat semua orang, dan ia tidak egois untuk memanfaatkan kekuasaan buat dirinya sendiri.

Pemimpin dalam sikap sederhana adalah pemimpin yang memiliki empati terhadap semua kepentingan orang banyak, dirinya ia siapkan hanya untuk memberikan segala hal terbaik buat orang banyak. Ia selalu setia dengan semua janji dan komitmen, dan buat dia ingkar janji terhadap semua kepentingan orang lain adalah perbuatan keji dan tidak manusiawi.
untuk training dan seminar silakan hubungi www.djajendra-motivator.com


Temukan Misi Hidup Anda Melalui Potensi Diri Anda

“Misi Hidup Yang Jelas Dan Terang Akan Menjadi Pelita Suci Yang Membimbing Anda Menuju Puncak Kehidupan Tertinggi.”-Djajendra

Setiap orang pasti memiliki misi hidup untuk mencapai semua harapan dan mimpi, tapi tidak semua orang mau bekerja keras untuk memformulasikan misi hidupnya menjadi rencana tindakan. Hal ini disebabkan oleh persepsi bahwa hidup ini akan mengalir bersama rutinitas sehari-hari.

Memang betul bahwa hidup ini sebuah rutinitas yang pasti mengalir sendiri bersama perjalanan hidup. Tetapi, diperlukan sebuah tekad dan kerja keras untuk menjadikan hidup itu mengalir sesuai harapan dan mimpi.

Dalam diri setiap orang  ada potensi yang hebat, tapi potensi yang hebat itu selalu bercampur-baur antara kekuatan energi positif dengan kekuatan energi negatif. Pertempuran antara kekuatan energi positif dengan kekuatan energi negatif akan membuat seseorang hidup dalam keraguan. Dan di sini diperlukan sebuah kesadaran total untuk memahami misi hidup dengan jernih dan sabar.

Bila Anda telah memahami misi hidup Anda dengan jelas dan terang, maka Anda bisa mengarahkan semua kekuatan diri Anda untuk menciptakan infrastruktur  buat perjalanan Anda mencapai misi hidup Anda yang tertinggi.

Saat Anda memahami misi hidup Anda, maka semangat dan gairah hidup Anda akan menjadi pendorong kuat buat menggapai semua rencana, mimpi, cita-cita, dan harapan.

Memahami misi hidup merupakan sebuah tantangan yang wajib dijawab oleh siapa pun. Sebab, tanpa misi hidup seseorang hanya akan berputar dalam lingkaran kosong hingga akhir hidup. Misi hidup yang jelas dan terang akan menjadi pelita suci yang membimbing Anda menuju puncak kehidupan tertinggi.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Keluar Dari Zona Nyaman Untuk Perubahan

Dalam banyak cerita kehidupan, seringkali seseorang mengalami perubahan besar ke arah lebih positif dalam hidupnya setelah dia berhasil menaklukkan semua maut dan penderitaan diri. Sebuah perubahan diri tidak terjadi spontan, tetapi melalui sebuah pergolakan batin akibat penderitaan hidup yang terus – menerus. Mungkin saja, bila segala hal dalam hidup ini didapatkan secara gampang dan semuanya terasa mudah untuk diraih, maka orang – orang akan hidup dalam jebakan zona nyaman di sepanjang hidupnya, dan mereka belum tentu bisa menghasilkan sesuatu yang luar biasa bagi peradaban kehidupan manusia. Sebab, ketika dalam hidup ini sudah tidak ada tantangan untuk ditaklukkan, maka kita akan menjadi pribadi yang hidup tanpa memiliki niat dan harapan untuk sesuatu yang di luar zona nyaman yang kita huni. Pastinya, karena segala hal tercukupi, kita akan malas untuk berpikir yang aneh – aneh, dan ketika seseorang sudah malas berpikir yang aneh – aneh, maka potensi kreatifitas dirinya akan mati secara perlahan – lahan, dan akhirnya dia akan menjadi pribadi yang tidak kreatif.  Lantas apakah seseorang harus menderita dulu agar bisa melakukan perubahan besar – besaran dalam hidupnya, seperti dalam kisah – kisah orang sukses yang sering kita baca, dan kemudian baru bisa hidup dalam prinsip – prinsip hidup yang luar biasa bijak?.

Saya berpendapat bahwa tidaklah seharusnya seseorang harus menderita dulu baru bisa menjadi lebih bijak, ada banyak cara buat seseorang untuk mengalami perubahan, dan siap untuk hidup dalam format hidup yang lebih bijak dengan memahami makna hidup secara sempurna. Memang ada banyak kisah yang menceritakan bahwa sebuah perubahan besar dalam diri seseorang itu terjadi oleh penderitaan dan kekurangan. Di mana penderitaan itu bisa berasal dari berbagai kemungkinan dari semua aspek kehidupan yang dialami oleh seseorang, yang merupakan pengalaman derita yang unik dan bersifat pribadi. Tetapi, saya melihat bahwa alasan orang berubah adalah adanya energi baik yang lebih mendominasi pribadi seseorang. Sehingga, semangat, rasa percaya diri, keyakinan, dan motivasi menciptakan dorongan pada batin untuk berubah  menjadi sesuatu yang lebih berharga dalam hidup.

Alasan orang berubah adalah masih adanya sinar kesadaran di dalam diri  untuk melihat sebuah kehidupan yang lebih baik. Ketika seseorang sudah bisa menaklukkan ego dan nafsu dirinya, maka dia dengan mudah bisa masuk ke dalam dunia baru yang diinginkannya. Tetapi, ketika seseorang masih kejar – kejaran dengan situasi dan kondisi kehidupan sehari-hari, maka sinar kesadaran akan tetap redup di dalam jiwa terdalam. Dan, akibat dari sinar kesadaran yang masih redup adalah belum sadarnya seseorang untuk bangkit dari keadaan hari ini yang serba kekurangan, dan menuju ke arah perubahan untuk kehidupan yang lebih baik.

Dalam realitas hidup, kita sering menemukan orang – orang yang secara turun – temurun hidup serba kekurangan dan tidak berani berpikir lebih untuk hari esok. Mereka semua terperangkap dalam zona kenyamanan yang serba kekurangan dan serba penderitaan. Dan, sinar kesadaran di dalam batin sulit menjadi terang, sebab tuntutan hidup membuat mereka hanya mau berpikir sebatas isi perut. Mereka menjadi terpinggirkan dari kehidupan serba kecukupan, dan semua ini terus berlanjut oleh lingkungan hidup mereka yang telah menjebak mereka untuk hidup merasa cukup dalam kekurangan. Perubahan baru akan terjadi, ketika mereka berani memberontak dari kultur dan sistem lingkungan hidup, yang telah menjebak mereka dalam zona kenyamanan dan kemapanan hidup.

Perubahan adalah milik dari orang – orang pemberani yang tidak takut kehilangan apa pun dari hidupnya, dan berani berkorban demi sesuatu yang lebih baik di hari esok. Mereka memiliki rasa keberanian dan kepercayaan diri yang tinggi, untuk menjangkau hal – hal yang tidak dipikirkan oleh banyak orang.

Manajer Masa Depan

Pekerjaan yang paling penting yang harus dihadapi manajer di masa depan. Dalam pemikiran saya, ada lima tantangan serius yang harus dihadapi manajer puncak. Pertama, harus memiliki kompetensi yang sempurna untuk mampu mengelola semua sumber daya berwujud yang di miliki perusahaan. Kedua, memiliki kualitas untuk memotivasi sumber daya manusia. Ketiga, memiliki kualitas untuk membangun hubungan positif dengan stakeholder’s. Keempat, memiliki kualitas dan wawasan untuk menghadapi perubahan keinginan pasar. Kelima, memiliki kreatifitas, dan kualitas dalam memahami produk atau jasa. Beberapa tahun terakhir ini, perubahan keinginan pasar yang begitu cepat, produk – produk yang semakin berusia singkat merupakan tonggak penunjuk dan batu peringatan bagi seorang manajer. Manajer masa depan haruslah seorang pemimpin yang telah belajar bersama waktu untuk mengerjakan semua tugas dan tanggung jawab berdasarkan rencana yang baik dan seimbang dengan perubahan dahsyat yang sedang terjadi pada saat ini. Manajer masa depan juga berarti manajer hari ini yang seharusnya mulai membangun dirinya dan mengembangkan potensi dirinya untuk mengembangkan kualitas, karakter, perilaku, nilai positif, prinsip sukses, dan keberanian dalam menghadapi setiap tantangan dan perubahan.

Manajer masa depan harus mengisi pikirannya dengan fakta, bahwa manusia adalah harta terbesar dan terpenting dari organisasi perusahaan. Sebagai pemimpin ia wajib menunjukan kekuatan manajerialnya dalam bentuk perilaku dan hubungan kerja bersama tim besar nya di perusahaan. Para manajer yang berwawasan luas dan berpengetahuan positif sudah lama membuang hierarki, dan banyak melibatkan pikiran positif, niat sukses bersama, dan kekuatan kualitas keterampilan dalam membangun struktur kerja yang lebih bersemangat dan produktif. Bangunan struktur kerja baru tersebut mengeluarkan sumber daya manusia dari dalam kotak hierarki lama dan menggerakkan mereka ke dalam sistem manajemen yang lebih efisien, disiplin, fleksibel, produktif, berkualitas, berketerampilan tinggi, dan mencuatkan kreatifitas dalam semangat tanggung jawab sukses bersama.

Manajer masa depan sudah waktunya untuk mengembangkan kepemimpinan yang terpencar dan beragam membagi kepemimpinan pada sudut terjauh dari lingkar untuk mengungkap kekuatan tanggung jawab bersama. Pemimpin membangun sumber daya perusahaan yang meliputi manusia, organisasi, uang, modal, utang, dan pasar. Keragaman lingkup pekerjaan, para pelanggan, dan stakeholder’s yang terkait akan menyadari sendiri saat mereka melihat kekuatan dan kemampuan perusahaan dalam menjawab tantangan masa depan.

Manajer masa depan mampu mempertahankan visi masa depan organisasi dan dengan setengah memaksa mengobarkan semangat yang dibutuhkan untuk membangun perusahaan. Manajer memobilasi orang orang di sekitar misi organisasi, memantapkan suatu kekuatan dalam masa yang tidak menentu di masa depan. Koordinasi sekitar misi ini menggerakan suatu kekuatan yang ditransformasikan menjadi satu ke tempat kerja, dimana karyawan dan tim dapat menyatakan diri mereka sendiri dalam pekerjaan dan menemukan signifikasi melampaui tugas, saat mereka mengelola misi. Melalui suatu fokus yang tetap pada misi, manajer puncak seharusnya memberi kepada staf – staf nya yang tersebar dan beraneka ragam suatu kesadaran arah yang jelas dan peluang untuk menemukan makna dalam pekerjaan mereka.

Manajer seharusnya tahu bahwa mendengarkan pelanggan dan belajar apa yang ia beri nilai “sambil menggali di lapangan” akan merupakan komponen penting, bahkan lebih penting di masa depan ketimbang masa kini. Persaingan global dan lokal makin cepat, dan kebutuhan untuk memfokuskan pada apa yang dibutuhkan pelanggan akan makin kuat.

Setiap orang akan mengamati manajer masa depan, sama seperti kita mengamati yang sekarang ini ada, untuk melihat apakah praktik bisnis dari organisasi sudah sejalan dengan prinsip yang dianut oleh manajer. Dalam semua interaksi, dari yang terkecil sampai yang terbesar, perilaku dari manajer yang baik akan menghargai keluhuran dan harga diri dari mereka yang membangun perusahaan.

Makna sosial terpenting dari manajer masa depan adalah cara mereka menghayati totalitas kepemimpinan, tidak sekedar memasukkan “organisasi saya” tetapi juga menjangkau ke luar dinding organisasi. Manajer yang baik menyadari arti penting mereka yang membangun perusahaan, nilai dari tempat kerja yang mengembangkan sumber daya manusia untuk berprestasi adalah penting untuk kelanjutan misi, serta perlunya suatu tim kerja yang sehat untuk tercapainya sukses perusahaan. Manajer yang bijaksana akan merangkul semua yang terlibat dalam lingkaran yang mengitari perusahaan, organisasi, orang, kepemimpinan, dan masyarakat.

Tantangan yang berasal dari luar organisasi memerlukan banyak perhatian, komitmen, dan semangat sebagai tugas yang paling penting di dalam organisasi. Manajer masa depan akan membangun sumber daya manusia yang sehat dengan semangat yang sama dengan semangat saat mereka membangun perusahaan yang sehat, produktif, dengan menyadari bahwa organisasi dengan kinerja tinggi tidak dapat hidup jika perusahaan tersebut mengecewakan orang orangnya dan hidup dalam suatu perusahaan tanpa sistem dan kepastian masa depan.

Pada saat ini kesetiaan karyawan kepada perusahaan semakin berkurang, dan kepercayaan perusahaan kepada karyawan juga semakin berkurang. Hal ini merupakan pesan yang jelas bagi manajer masa depan. Persaingan yang keras dalam dunia bisnis dan semakin materialistisnya manusia mengakibatkan hancur dan punahnya filosofi kesetiaan dan kerja sama abadi. Pengurangan tenaga kerja bukanlah solusi yang sehat, tetapi memompa semangat ,etos kerja dalam memandu visi, prinsip, dan nilai perusahaan akan membangun kepercayaan, semangat, dan kreativitas internal perusahaan.

Manajer yang cerdas akan mampu meramalkan waktu yang menguntungkan, dan waktu untuk lebih waspada menghadapi tantangan. Manajer adalah seorang pemimpin yang memiliki kompetensi terbaik untuk memberi harapan dan motivasi bagi kehidupan semua sumber daya manusia yang ada di perusahaannya, serta mempunyai keberanian untuk mengambil sikap dan tindakan tepat mengenai semua isu, prinsip, visi, misi, operasional dan kebijakan strategi perusahaan dan mampu secara bijaksana mengendalikan semua potensi resiko yang bisa terjadi. Manajer masa depan sebaiknya bersikap lebih hati – hati dalam menghadapi berbagai spekulasi bisnis. Kualitas kepemimpinan seorang manajer masa depan dan manajer hari ini harus terjawab dari perilaku, wawasan, pengetahuan, karakter, kekuatan positif, dan mental sukses seorang manajer pemenang yang harus ada di dalam lubuk hati terdalam.

Jadilah Pemimpin Yang Meyakinkan Bawahan

“Kolaborasi Di Antara Pemimpin Dengan Bawahan, Adalah Hubungan Yang Sangat Menentukan Tentang Sukses Tidaknya Visi Dan Misi Dari Organisasi.”-Djajendra

“Pemimpin Tidak Boleh Larut Dalam Ketakberdayaan Dirinya, Tapi Ia Harus Bisa Memimpin Dengan Cara Meyakinkan Para Bawahan, Agar Para Bawahan Mau Bersikap Proaktif Untuk Membangun Kinerja Organisasi Yang Hebat.”-Djajendra

Salah satu kontribusi terpenting dari seorang pemimpin adalah meyakinkan para bawahan, untuk mengikuti visi dan misi organisasi secara sempurna. Untuk itu, pemimpin harus bisa dipercaya oleh para bawahannya secara positif. Sikap pemimpin yang proaktif untuk merangkul, membujuk, dan meyakinkan para bawahannya dengan segala kebaikan, akan mendorong para bawahan untuk selalu setia dan berada dalam satu barisan dengan sang pemimpinnya.
Kolaborasi di antara pemimpin dengan bawahan adalah hubungan yang sangat menentukan tentang sukses tidaknya visi dan misi dari organisasi. Dan, agar hubungan itu menjadi hubungan yang hebat, maka pemimpin dan bawahan harus saling berusaha keras untuk membangun hubungan yang positif dan yang memberi manfaat buat organisasi mereka. Kesalahpahaman di antara pemimpin dengan para bawahan haruslah secepat mungkin diselesaikan dengan solusi yang hebat, di mana solusi yang hebat tersebut haruslah bisa membuat hubungan mereka menjadi semakin produktif dan efektif. Membiarkan kesalahpahaman berlangsung lama, hanyalah akan menghasilkan perang dingin dalam hubungan pemimpin dengan bawahan. Sebuah hubungan perang dingin yang dapat merusak semua potensi sukses yang ada di dalam organisasi. Oleh sebab itu, pemimpin sebagai pemilik kekuasaan yang sah di dalam organisasi, harus secara proaktif memperbaiki dan meluruskan semua kesalahpahaman yang ada dengan pikiran jernih dan hati penuh cinta kasih.
Menjadi pemimpin yang meyakinkan para bawahan untuk bersikap proaktif dalam menghasilkan kinerja organisasi yang maksimal adalah sebuah kewajiban dari sang pemimpin. Pemimpin tidak boleh larut dalam ketakberdayaan dirinya, tapi ia harus bisa memimpin dengan cara meyakinkan para bawahan, agar para bawahan mau bersikap proaktif untuk membangun kinerja organisasi yang hebat.
Kekuatan meyakinkan bawahan adalah sebuah kekuatan yang bersifat fundamental di dalam organisasi. Oleh sebab itu, pemimpin harus bisa belajar dan melatih dirinya secara sempurna, untuk bisa menjadi pribadi yang dapat meyakinkan semua orang di dalam organisasi secara hebat dan efektif. Salah satu syarat untuk dapat menjadi pribadi yang dipercaya, serta sebagai pribadi yang mampu meyakinkan para bawahan adalah mampu bekerja melalui emosi positif dan sikap positif dalam semua aspek kepemimpinan.
Pemimpin yang cerdik selalu tahu diri bahwa yang menjadi pendorong utama dalam menghasilkan kinerja organisasi yang hebat adalah kualitas dari hubungan pemimpin-bawahan, yang saling mendukung dan saling menghormati. Oleh sebab itu, setiap upaya positif dari sang pemimpin, untuk meyakinkan para bawahan agar setia dengan visi dan misi organisasi, akan mengantarkan pemimpin dan para bawahannya pada sukses tanpa batas.
Jadilah pemimpin yang meyakinkan para bawahan untuk mau bekerja secara proaktif, dalam semangat menghasilkan kinerja organisasi yang terus tumbuh tanpa batas maksimal. Dan, menjadikan organisasi sebagai unit bisnis yang menghasilkan uang secara terus-menerus, untuk mengisi pundi-pundi kemakmuran dari para stakeholders.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Pemimpin Yang Memfasilitasi Perubahan

“Semua Orang Yang Bingung Harus Dicerahkan Dengan Pengetahuan, Wawasan, Dan Inti Kebijaksanaan Yang Dapat Menyentuh Hati Dan Pikiran, Agar Mereka Yang Bingung Menjadi Tidak Bingung Lagi. Dan Itulah Tugas Utama Pemimpin Dalam Memfasilitasi Perubahan.”-Djajendra

Ketika orang-orang sibuk dan bingung memikirkan masa depan yang tidak pasti, saatnya bagi pemimpin untuk muncul kepermukaan dan menenangkan hati semua orang, serta menciptakan jalan keluar untuk masa depan yang jelas dan terarah secara positif. Pemimpin harus berani berbicara dan bertindak untuk menemukan solusi-solusi yang sempurna buat masa depan yang gemilang. Tradisi dan kebudayaan lama yang menghambat jalannya perubahan menuju masa depan yang gemilang haruslah ditinggalkan dan dihapus. Semua orang yang bingung harus dicerahkan dengan pengetahuan, wawasan, dan inti kebijaksanaan yang kuat dan andal, agar mereka yang bingung menjadi tidak bingung lagi.
Perubahan hanya akan berlangsung mulus bila pemimpin berani memimpin dengan sikap tegas dan jujur untuk menghadapi ketidakpastiaan yang ada. Pemimpin wajib menunjukkan sikap hormat kepada orang-orang yang telah bekerja keras membantu dan melayani organisasi dengan tulus dan ikhlas. Melakukan perubahan sambil menjaga harga diri dan perasaan semua orang tidaklah mudah. Tapi, pemimpin sejati pasti mampu melewati semua badai perbedahan dengan kekuatan cinta dan kasih sayang. Sistem dan kultur usang haruslah tergantikan dengan sistem dan kultur yang lebih sesuai dengan tantangan zaman. Melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan semua pihak, untuk menghasilkan cara-cara kerja baru dengan dukungan pengetahuan baru, haruslah menjadi langkah yang jitu dari pemimpin untuk menuju perubahan. Pemimpin harus terlihat tidak ambisius dengan sikap tergesa-gesa, tapi selalu bergerak dengan sikap sabar yang dibalut dengan kerendahan hati yang besar. Semua perubahan harus dijadwalkan secara rapi dan terarah pada sasaran tertinggi dari perubahan yang diinginkan.
Pemimpin sebagai fasilitataor perubahan yang andal harus menciptakan iklim positif yang penuh gairah dan antusias, untuk mempermudah tumbuh berkembangnya organisasi ke arah yang lebih baik. Pemimpin tidak boleh menyombongkan diri karena sukses atas kepemimpinannya bersama perubahan tersebut. Pemimpin harus menciptakan tradisi dan budaya organisasi yang tidak takut pada tantangan perubahan. Dan untuk itu, pemimpin wajib menetapkan beberapa prinsip dasar buat masa depan organisasi, yaitu:

1.Menciptakan Sistem Dan Budaya Yang Mampu Secara Proaktif Menjawab Tantangan-Tantangan Tersulit.

2.Menciptakan Sistem Dan Budaya Yang Mampu Melakukan Koordinasi Dan Kolaborasi Dalam Memenuhi Rasa Tanggung Jawab Bersama.

3.Menemukan Visi Yang Bijaksana Mengenai Masa Depan Yang Lebih Gemilang.

4.Mengkomunikasikan Visi Tersebut Dengan Semua Orang Di Dalam Organisasi Sehingga Orang-Orang Secara Total Dan Utuh Mampu Memahami Dan Menerima Visi Tersebut Dengan Senang Hati Dan Tanpa Beban.

5.Menghilangkan Semua Prasangka Buruk Dan Semua Hambatan Yang Menghalangi Perubahan Agar Semua Orang Dapat Bertindak Secara Tegas Dan Jelas.

6.Membuat Gebrakan-Gebrakan Positif Yang Memperlihatkan Manfaat Dari Proses Perubahan Yang Sedang Berlangsung Itu.

7.Tidak Menyerah Dan Putus Asa Sampai Perubahan Tersebut Memberikan Manfaat Yang Besar Buat Semua Orang.

8.Pemimpin Dan Semua Orang Harus Memahami Bahwa Perubahan Tidak Akan Dapat Diatasi Dengan Sikap Keras Kepala Dan Tradisi Yang Sangat Mengakar Dan Sulit Dihapus Dari Kehidupan Nyata.

9.Pemimpin Dan Semua Orang Harus Rela Dan Ikhlas Untuk Menyingkirkan Kenyamanan Lama Yang Tidak Produktif.

10.Pemimpin Dan Semua Orang Harus Mau Belajar Dan Melatih Diri, Untuk Selalu Tampak Siap Dalam Menghadapi Tantangan Perubahan Apapun.

11.Pemimpin Dan Semua Orang Harus Mampu Merumuskan Kompetensi, Standar Kerja, Dan Gaya Hidup Berorganisasi Yang Baru Setelah Perubahan.

12.Pemimpin Dan Semua Orang Harus Selalu Percaya Diri, Profesional, Lugas, Tegas, Dan Yakin Pada Kesuksesan Mereka Bersama Perubahan.

untuk seminar/training silakan hubungi www.ninecorporatetrainer.com

Kecil – Kecil jadi Walikota

“Saya ingin sebuah pemerintahan yang terbuka, saya tidak akan memonopoli gagasan-gagasan yang baik.” Kata John Tyler Hammons.

John Tyler Hammons adalah seorang mahasiswa tingkat pertama ilmu politik di universitas Oklahoma, Amerika Serikat. Ia yang usianya belum genap sembilan belas tahun telah berhasil menjadi walikota di Muskogee, Oklahoma, Amerika Serikat.
Posisinya yang masih mahasiswa tingkat pertama tidak membuat dirinya kehilangan kendali, tapi dengan keyakinan, keberanian, dan kepercayaan diri untuk menjadi pemimpin masa depan, ia berhasil memenangkan pemilihan walikota di Muskogee dengan suara telak tujuh puluh persen, dengan mengalahkan pemimpin senior yang telah berusia tujuh puluh tahun dan yang sangat berpengalaman di pemerintahan kota tersebut.
John Tyler Hammons telah membuktikan kepada dunia anak muda untuk bercita-cita setinggi langit dan berjuang keras meraih cita-cita. Ia melangkah untuk mengikuti pemilihan walikota dengan rencana jangka panjang menjadi president Amerika Serikat. John Tyler Hammons merupakan sedikit dari pemimpin muda yang mau berpikir besar. Usianya yang belum genap sembilan belas tahun tidak membuatnya berpikir seperti kanak-kanak, tapi dia membuktikan kepada dunia bahwa melalui kedewasaan berpikir dengan cita-cita dan keberanian, ia mampu menjadi pemimpin termuda di negerinya. Sikap John Tyler Hammons yang hebat ini seharusnya dapat dijadikan inspirasi buat kaum muda di Indonesia, agar kaum muda di Indonesia mau menata dirinya sejak dini untuk menjadi pemimpin-pemimpin masa depan yang andal dan cerdas.
Masa depan Indonesia membutuhkan para pemimpin yang bersih dari sikap serakah dan sikap masa bodoh. Untuk itu, kata-kata John Tyler Hammons “Saya ingin sebuah pemerintahan yang terbuka, saya tidak akan memonopoli gagasan-gagasan yang baik,” harusnya menjadi bahan renungan para pemuda Indonesia. Indonesia masa depan membutuhkan pemimpin-pemimpin di semua level dan fungsi dengan sikap jujur, cerdas, peduli, dan tidak pilih kasih. Sebagai negara yang dihuni oleh rakyat dengan etos kerja hebat dan dengan berbagai kekayaan sumber daya alam , Indonesia harusnyalah diurus dengan cerdas dan profesional. Untuk itu, dibutuhkan sikap tegas, jujur, dan tangan-tangan kebaikan yang mau memimpin dan membawa bangsa Indonesia ke puncak kemakmuran. Kisah perjuangan John Tyler Hammons seharusnya dapat dijadikan sebagai inspirasi kaum muda Indonesia, dalam menjadikan dirinya sebagai pemimpin-pemimpin hari ini dan masa depan, yang mau secara profesional membangun bangsa dan negara menjadi lebih kreatif, produktif, dan efektif.
Kata kunci terpenting dalam kepemimpinan adalah jangan menjadikan pengikutmu sebagai pengemis, nanti mereka akan menjadi pemalas dan tidak produktif. Saatnya para pemuda Indonesia mengikuti jejak John Tyler Hammons, dan menjadi pemimpin yang membuat rakyatnya produktif dalam semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.


Pemimpin Hendaknya Tidak Membeo

Pemimpin bukanlah sebuah boneka yang digerak-gerakkan oleh para dalang untuk sebuah pertunjukkan di pentas hiburan. Pemimpin bukanlah wayang kulit yang didalangi semalaman untuk sebuah dongeng masa lalu. Tetapi, pemimpin adalah simbol keadilan dan simbol penyatu atas semua perbedaan dan kekurangan yang ada, lalu bersikap bijak dan realistis pada keadaan.

Pemimpin seharusnya seorang pribadi yang memiliki orisinalitas pemikiran dan bersikap mandiri dalam melihat semua persoalan dan tantangan yang ada. Bersikap bijaksana yang tidak membeo dari pendapat dan opini orang lain, atau tidak membeo dari tulisan dan pendapat para ahli dan pakar, tapi memiliki kemandirian dan keorisinalitas dalam sikap dan tindakan yang sesuai dengan hati nurani.
Pemimpin hendaknya selalu fokus dan penuh perhatian kepada berbagai harapan dan indikasi yang ada serta bertindak secara bijak. Untuk itu, pemimpin harus mau dan bisa melakukan analisa secara mendalam terhadap segala hal yang dibutuhkan oleh orang-orang yang dipimpinnya. Tidak asal comot teori dan konsep dari sana sini lalu disajikan kepada para pengikut tanpa memiliki empati dan intuisi terhadap realitas yang ada.
Pemimpin itu simbol dari sebuah harapan yang selalu dituntut oleh para pengikutnya untuk memiliki kesempurnaan dan keorisinalitas dari setiap tindakan dan kebijakan yang diambilnya. Oleh karena itu, setiap tindakan kepemimpinan yang tidak bijak akan membuat para pengikut merasa sangat kecewa, dan pastinya kesetiaan para pengikut pada pemimpinnya akan luntur dan memudar. Pemimpin wajib memiliki kepercayaan diri dan bersikap tidak membeo serta realistis terhadap keadaan. Sikap untuk tidak membeo dari pendapat dan pengaruh pihak lain, bermaksud untuk membangun kesadaran dan kualitas kepemimpinan yang nyata, dan yang dibutuhkan oleh orang-orang yang dipimpin.
Pemimpin itu adalah sebuah simbol kemenangan yang memerlukan orisinalitas, baik dalam bersikap maupun dalam bertindak. Jadi, pemimpin hendaknya tidak terobsesi pada sebuah teori atau pun konsep tertentu, lalu memaksakan kehendaknya yang tidak relevan dengan realitas yang berkembang. Pemimpin sewajarnya bersikap dan bertindak secara lebih fleksibel dalam mengatasi berbagai persoalan dan tantangan yang ada. Pemimpin juga wajib memiliki keterbukaan pemikiran terhadap berbagai macam kritik dan protes yang dialamatkan orang padanya. Ia harus memiliki kekuatan positif untuk bersikap sabar dan bekerja dengan penuh perhatian terhadap semua tuntutan yang diarahkan pada dirinya. Dan, tidak bersikap bodoh lalu menggunakan berbagai macam cara negatif dan kekerasan, untuk mengkambinghitamkan orang-orang yang berbeda pendapat dengan dirinya. Ia wajib berpikir secara profesional dan bertindak secara objektif, melalui interaksi yang penuh logika dan akal sehal dengan memahami berbagai persoalan yang ada secara bijak.
Pemimpin bukanlah burung beo yang selalu membeo dari kata-kata para penggoda yang sedang mamainkan dirinya untuk sebuah lelucon bodoh. Pemimpin bukanlah sebuah boneka yang digerak-gerakkan oleh para dalang untuk sebuah pertunjukkan di pentas hiburan. Pemimpin bukanlah wayang kulit yang didalangi semalaman untuk sebuah dongeng masa lalu. Tetapi, pemimpin adalah simbol keadilan dan simbol penyatu atas semua perbedaan dan kekurangan yang ada, lalu bersikap bijak dan realistis pada keadaan. Pemimpin seharusnyalah memimpin dengan jati diri sendiri, dan bukan sekedar menjadi topeng monyet yang digendangi oleh para tuan-tuan yang merawatnya.

untuk seminar/training silakan hubungi www.ninecorporatetrainer.com

Dalam Diri Anda Hidup Seorang Pemimpin

“Pemimpin Sejati Selalu Menjalani Hari Kerjanya Untuk Memotivasi Dan Membangun Harapan Untuk Menang.”-Djajendra

Dalam diri Anda hidup seorang pemimpin hebat dan andal. Diperlukan sebuah upaya yang serius untuk menghadirkan pemimpin hebat itu sebagai aset peradaban kehidupan manusia. Apabila Anda tidak percaya diri untuk menampilkan pemimpin dari dalam diri Anda buat kehidupan yang lebih berkualitas, maka potensi memimpin dalam diri Anda akan terhapuskan, dan Anda hanya akan menjadi seorang pengikut yang tidak memiliki keberanian untuk memimpin hal apa pun, termasuk untuk memimpin diri Anda sendiri.

Anda harus cerdas dan tidak ragu untuk mengoptimalkan semua pengetahuan tentang diri Anda sendiri, agar bisa menghadirkan pemimpin berkualitas dari dalam diri Anda. Anda harus bisa membangunkan potensi memimpin yang sedang tidur dalam diri Anda, untuk melakukan tugas – tugas kehidupan yang jauh lebih penting daripada hanya tidur – tiduran di dalam diri Anda.

Anda dilahirkan untuk menjadi pemimpin hebat, yang lebih hebat daripada pemimpin – pemimpin sebelumnya, tapi semua itu tidak bisa terjadi tanpa kerja keras dan upaya terus – menerus untuk membangunkan potensi memimpin Anda. Belajarlah tentang pengetahuan kebijaksanaan hidup, dan latih diri Anda untuk menjadi seorang pemimpin yang berpikir dan bertindak sederhana terhadap semua hal – hal besar dan penting.

Anda diciptakan untuk menjadi pemimpin yang unggul dan hebat. Artinya, Anda harus memahami semua kelebihan dan kekurangan diri Anda, khususnya yang berkaitan dengan bakat memimpin Anda terhadap diri sendiri dan orang lain. Anda yang memahami diri Anda sebagai pemimpim hebat dan andal wajib untuk menggunakan semua bakat dan kemampuan untuk menghadirkan keharmonisan dan kedamaian buat hidup Anda dan hidup orang lain.

Bangun fondasi kejujuran dalam diri Anda, jadikan fondasi kejujuran itu sebagai karpet merah tempat  pemimpin berdiri. Kendalikan perilaku pemimpin dalam diri Anda untuk tetap setia bersama sifat dan perilaku baik, hapus semua sifat dan sikap negatif untuk selamanya.

untuk training /seminar hubungi www.djajendra-motivator.com

Manajer Masa Depan

Pekerjaan yang paling penting yang harus dihadapi manajer di masa depan. Dalam pemikiran saya, ada lima tantangan serius yang harus dihadapi manajer puncak. Pertama, harus memiliki kompetensi yang sempurna untuk mampu mengelola semua sumber daya berwujud yang di miliki perusahaan. Kedua, memiliki kualitas untuk memotivasi sumber daya manusia. Ketiga, memiliki kualitas untuk membangun hubungan positif dengan stakeholder’s. Keempat, memiliki kualitas dan wawasan untuk menghadapi perubahan keinginan pasar. Kelima, memiliki kreatifitas, dan kualitas dalam memahami produk atau jasa. Beberapa tahun terakhir ini, perubahan keinginan pasar yang begitu cepat, produk – produk yang semakin berusia singkat merupakan tonggak penunjuk dan batu peringatan bagi seorang manajer. Manajer masa depan haruslah seorang pemimpin yang telah belajar bersama waktu untuk mengerjakan semua tugas dan tanggung jawab berdasarkan rencana yang baik dan seimbang dengan perubahan dahsyat yang sedang terjadi pada saat ini. Manajer masa depan juga berarti manajer hari ini yang seharusnya mulai membangun dirinya dan mengembangkan potensi dirinya untuk mengembangkan kualitas, karakter, perilaku, nilai positif, prinsip sukses, dan keberanian dalam menghadapi setiap tantangan dan perubahan.

Manajer masa depan harus mengisi pikirannya dengan fakta, bahwa manusia adalah harta terbesar dan terpenting dari organisasi perusahaan. Sebagai pemimpin ia wajib menunjukan kekuatan manajerialnya dalam bentuk perilaku dan hubungan kerja bersama tim besar nya di perusahaan. Para manajer yang berwawasan luas dan berpengetahuan positif sudah lama membuang hierarki, dan banyak melibatkan pikiran positif, niat sukses bersama, dan kekuatan kualitas keterampilan dalam membangun struktur kerja yang lebih bersemangat dan produktif. Bangunan struktur kerja baru tersebut mengeluarkan sumber daya manusia dari dalam kotak hierarki lama dan menggerakkan mereka ke dalam sistem manajemen yang lebih efisien, disiplin, fleksibel, produktif, berkualitas, berketerampilan tinggi, dan mencuatkan kreatifitas dalam semangat tanggung jawab sukses bersama.

Manajer masa depan sudah waktunya untuk mengembangkan kepemimpinan yang terpencar dan beragam membagi kepemimpinan pada sudut terjauh dari lingkar untuk mengungkap kekuatan tanggung jawab bersama. Pemimpin membangun sumber daya perusahaan yang meliputi manusia, organisasi, uang, modal, utang, dan pasar. Keragaman lingkup pekerjaan, para pelanggan, dan stakeholder’s yang terkait akan menyadari sendiri saat mereka melihat kekuatan dan kemampuan perusahaan dalam menjawab tantangan masa depan.

Manajer masa depan mampu mempertahankan visi masa depan organisasi dan dengan setengah memaksa mengobarkan semangat yang dibutuhkan untuk membangun perusahaan. Manajer memobilasi orang orang di sekitar misi organisasi, memantapkan suatu kekuatan dalam masa yang tidak menentu di masa depan. Koordinasi sekitar misi ini menggerakan suatu kekuatan yang ditransformasikan menjadi satu ke tempat kerja, dimana karyawan dan tim dapat menyatakan diri mereka sendiri dalam pekerjaan dan menemukan signifikasi melampaui tugas, saat mereka mengelola misi. Melalui suatu fokus yang tetap pada misi, manajer puncak seharusnya memberi kepada staf – staf nya yang tersebar dan beraneka ragam suatu kesadaran arah yang jelas dan peluang untuk menemukan makna dalam pekerjaan mereka.

Manajer seharusnya tahu bahwa mendengarkan pelanggan dan belajar apa yang ia beri nilai “sambil menggali di lapangan” akan merupakan komponen penting, bahkan lebih penting di masa depan ketimbang masa kini. Persaingan global dan lokal makin cepat, dan kebutuhan untuk memfokuskan pada apa yang dibutuhkan pelanggan akan makin kuat.

Setiap orang akan mengamati manajer masa depan, sama seperti kita mengamati yang sekarang ini ada, untuk melihat apakah praktik bisnis dari organisasi sudah sejalan dengan prinsip yang dianut oleh manajer. Dalam semua interaksi, dari yang terkecil sampai yang terbesar, perilaku dari manajer yang baik akan menghargai keluhuran dan harga diri dari mereka yang membangun perusahaan.

Makna sosial terpenting dari manajer masa depan adalah cara mereka menghayati totalitas kepemimpinan, tidak sekedar memasukkan “organisasi saya” tetapi juga menjangkau ke luar dinding organisasi. Manajer yang baik menyadari arti penting mereka yang membangun perusahaan, nilai dari tempat kerja yang mengembangkan sumber daya manusia untuk berprestasi adalah penting untuk kelanjutan misi, serta perlunya suatu tim kerja yang sehat untuk tercapainya sukses perusahaan. Manajer yang bijaksana akan merangkul semua yang terlibat dalam lingkaran yang mengitari perusahaan, organisasi, orang, kepemimpinan, dan masyarakat.

Tantangan yang berasal dari luar organisasi memerlukan banyak perhatian, komitmen, dan semangat sebagai tugas yang paling penting di dalam organisasi. Manajer masa depan akan membangun sumber daya manusia yang sehat dengan semangat yang sama dengan semangat saat mereka membangun perusahaan yang sehat, produktif, dengan menyadari bahwa organisasi dengan kinerja tinggi tidak dapat hidup jika perusahaan tersebut mengecewakan orang orangnya dan hidup dalam suatu perusahaan tanpa sistem dan kepastian masa depan.

Pada saat ini kesetiaan karyawan kepada perusahaan semakin berkurang, dan kepercayaan perusahaan kepada karyawan juga semakin berkurang. Hal ini merupakan pesan yang jelas bagi manajer masa depan. Persaingan yang keras dalam dunia bisnis dan semakin materialistisnya manusia mengakibatkan hancur dan punahnya filosofi kesetiaan dan kerja sama abadi. Pengurangan tenaga kerja bukanlah solusi yang sehat, tetapi memompa semangat ,etos kerja dalam memandu visi, prinsip, dan nilai perusahaan akan membangun kepercayaan, semangat, dan kreativitas internal perusahaan.

Manajer yang cerdas akan mampu meramalkan waktu yang menguntungkan, dan waktu untuk lebih waspada menghadapi tantangan. Manajer adalah seorang pemimpin yang memiliki kompetensi terbaik untuk memberi harapan dan motivasi bagi kehidupan semua sumber daya manusia yang ada di perusahaannya, serta mempunyai keberanian untuk mengambil sikap dan tindakan tepat mengenai semua isu, prinsip, visi, misi, operasional dan kebijakan strategi perusahaan dan mampu secara bijaksana mengendalikan semua potensi resiko yang bisa terjadi. Manajer masa depan sebaiknya bersikap lebih hati – hati dalam menghadapi berbagai spekulasi bisnis. Kualitas kepemimpinan seorang manajer masa depan dan manajer hari ini harus terjawab dari perilaku, wawasan, pengetahuan, karakter, kekuatan positif, dan mental sukses seorang manajer pemenang yang harus ada di dalam lubuk hati terdalam.

Saat Karyawan Masa Bodoh Dengan Visi Misi Perusahaan

“Karyawan Adalah Harta Karun Yang Harus Dirawat Dan Dikelola Secara Sistematik Dan Profesional. Perusahaan Tanpa Karyawan-Karyawan Yang Hebat Dan Andal, Pastilah Akan Mengalami Kesulitan Dalam Mencapai Kinerja Yang Diinginkan.”-Djajendra

Dalam sebuah penelitian kecil yang kami lakukan, kami menemukan bahwa hampir sebagai besar karyawan tidak memahami visi, misi, dan slogan perusahaannya, dan sepertinya para karyawan masa bodoh soal visi misi perusahaannya, yang mereka pikirkan hanya setiap bulan dapat bayaran yang utuh dari perusahaan. Dipertegas lagi oleh sikap para manajernya yang tidak terlalu peduli pada sikap dan pola pikir karyawannya, dan akhirnya perusahaan hanya berjalan sesuai mood dari para manajer dalam pola rutinitas kerja yang tidak konsisten.
Kesadaran para manajer untuk mengeksplorasi bakat, potensi, dan gairah kerja dari para karyawan sama sekali tidak ditemuhkan. Semua ini disebabkan oleh lemahnya sikap kepemimpinan, yang mana para manajer masih dalam batas kemampuan maksimalnya sebagai seorang mandor, yang belum mampu menunjukkan kualitas kompetensinya sebagai seorang pemimpin.
Secara formil semua kebijakan, prosedur, dan peraturan perusahaan menunjukkan kualitas yang sangat mengagumkan, tapi secara kultur semua kebijakan, prosedur, dan peraturan itu tidak dipedulikan, baik oleh para manajer maupun oleh para karyawan. Semua ini mengakibatkan kinerja perusahaan hanya tergantung pada faktor eksternal, yaitu bila sektor usaha tersebut sedang boming, maka kinerja akan naik pesat. Tetapi bila bisnis perusahaan sedang tidak boming, maka kinerja perusahaan turun pesat juga. Kesannya perusahaan seperti sedang menjalankan bisnis musiman, dan tidak ada upaya serius dari para manajer dan karyawan untuk memperkuat etos kerja di internal perusahaan, termasuk tidak ada upaya untuk menata sistem dan kultur perusahaannya dengan praktik-praktik perusahaan yang sehat dan baik, agar perusahaan bisa tumbuh secara sehat dan kuat.
Sikap karyawan yang masa bodoh pada visi misi perusahaan adalah sebuah beban berat buat masa depan perusahaan. Akibatnya, perusahaan tidak mungkin bisa membangun sistem dan kultur kerja yang andal untuk bisa memacu kinerja maksimal perusahaan secara konsisten. Bila sikap masa bodoh manajer dan karyawan ini terus berlangsung dalam jangka panjang, maka perusahaan sangat berpotensi kehilangan kredibilitasnya di mata para stakeholders.
Manajer dan karyawan seharusnyalah bersatupadu untuk membangun sebuah etos kerja yang penuh disiplin dan penuh perhatian pada makna yang diinginkan oleh visi dan misi perusahaannya, dan tidak bersikap masa bodoh sambil melalaikan visi dan misi yang seharusnya diperjuangkan dengan tekun dan serius dalam sebuah kolaborasi kerja yang harmonis.

Sikap Karyawan Yang Masa Bodoh Pada Visi Misi Perusahaan Adalah Beban Berat Buat Kesuksesan Masa Depan Perusahaan.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Memimpin Dengan Kontribusi

“Kontribusi Artinya Memberikan Segala Kemampuan, Bakat, Motivasi, Kualitas, Pelayanan, Loyalitas, Dedikasi, Dan Tekad Untuk Keberhasilan Visi Organisasi.”- Djajendra

Seorang pemimpin yang hebat selalu bekerja keras dengan fokus untuk memberikan kontribusi maksimal buat organisasi. Ia tidak menyukai sikap dan cara kerja yang terlalu banyak rencana, tapi kurang tindakan nyata buat kemajuan organisasi. Bagi dia, kontribusi yang jelas dan terukur menjadi lebih penting dari sekedar kata – kata retorika yang tanpa arah.

Pemimpin yang fokus pada kontribusi berkualitas untuk kemajuan organisasi, akan selalu memanfaatkan semua ide – ide unggul untuk keberhasilan organisasi. Ia akan menciptakan etos kerja untuk membuat semua orang mencintai pekerjaan hingga mau berkontribusi dengan optimal buat kemajuan organisasi. Semua rencana akan dikerjakan dengan serius dan penuh antusias. Pemimpin juga rajin memberikan pencerahan dan motivasi untuk mendapatkan kontribusi maksimal buat keberhasilan organisasi.

Memimpin dengan memberi kontribusi adalah sebuah sikap kepemimpinan yang beretika untuk bisa menciptakan prestasi terbaik buat semua stakeholders organisasi. Bagi pemimpin, semua orang di dalam organisasi harus bisa memimpin, paling tidak terhadap tugas dan tanggung jawab yang diemban oleh masing – masing individu. Dan setiap individu harus mampu memimpin diri sendiri untuk bisa memiliki tanggung jawab yang utuh dan penuh dalam memberikan kontribusi terbaik buat organisasi. Untuk itu, setiap individu di dalam organisasi wajib untuk terlibat secara proaktif dalam semua proses kerja organisasi.

Kontribusi artinya memberikan segala kemampuan, bakat, motivasi, kualitas, pelayanan, loyalitas, dedikasi, dan tekad untuk keberhasilan visi organisasi.

Seorang pemimpin adalah seorang kontributor utama dalam menggerakan organisasi menuju tujuan utama. Untuk itu, diperlukan gagasan dan ide – ide segar dalam membangkitkan hasrat kerja keras dari semua orang di dalam organisasi. Tidak ada hal yang lebih penting dalam sebuah organisasi dibandingkan dengan kontribusi total dari semua staf dan pimpinan, khususnya buat para individu yang berani mengekspresikan ide – ide hebat untuk menciptakan kreativitas dan inovasi yang cemerlang.
Memimpin dengan kontribusi, artinya  pemimpin menempatkan organisasi sebagai pusat yang menerima berbagai gagasan, masukan, ide, dalam bentuk sebuah kontribusi yang bisa dimanfaatkan oleh organisasi untuk menghasilkan kinerja maksimal. Semua kontribusi yang bermanfaat buat organisasi adalah sebuah kekuatan yang bisa menggerakan perputaran dari semua aspek kerja organisasi dengan maksimal.

Organisasi yang hebat adalah organisasi dengan sistem manajemen terbuka yang dengan otomatis menerima beragam kontribusi dari setiap individu yang ada bersama organisasi. Memimpin dengan kontribusi adalah cara terbaik untuk merangkul semua potensi sumber daya manusia organisasi, dalam semangat menghadirkan antusias dari semua orang yang terlibat terhadap visi yang diperjuangkan oleh organisasi. Dengan melibatkan semua orang untuk berkontribusi kepada organisasi, maka sebuah energi positif yang kuat akan ada di dalam organisasi, dan hal tersebut akan mendorong semangat untuk menyatu dalam motivasi untuk mendapatkan prestasi dan kinerja organisasi yang optimal.

Pemimpin harus selalu bisa menunjukkan kualitas diri sebagai kontributor utama dalam semua aspek kerja organisasi. Pemimpin harus bisa memotivasi semangat kerja, membangkitkan gairah kerja, dan selalu setia memberikan inspirasi buat kemajuan organisasi.

Untuk training/ seminar hubungi www.djajendra-motivator.com

Bekerja Dengan Visi Yang Jelas

Ikutilah pemimpin yang terus bergerak bersama visi yang terang, dan kamu akan menemukan gairah kerja tanpa batas dalam semangat pantang mundur.
Organisasi yang dinamis dan energik akan ada bila pemimpin mampu bekerja dengan cara berpikir yang terbuka, dan tindakan yang selalu diarahkan oleh visi pada sasaran yang tepat.
Pemimpin yang mau mendengar dan mau belajar biasanya mampu mengirimkan sinyal – sinyal visi dalam gambaran yang utuh dan jelas kepada semua pengikutnya. Dia sebagai pemimpin mampu menjangkau pikiran dan hati terdalam dari para pengikutnya dengan sempurna. Ketika dia menjabarkan niatnya dalam bentuk visi yang tergambar secara utuh, maka semua bawahan akan memahaminya secara jelas, dan selanjutnya mereka akan merasa pantas untuk mengikuti niat sang pemimpin mereka dengan sikap penuh hormat.
Pemimpin yang bekerja dengan visi akan selalu menjabarkan semua tujuan kerja dengan sesempurna mungkin, untuk bisa ditindaklanjuti oleh semua bawahannya. Dia akan menciptakan sebuah hubungan yang masuk akal dan relevan antara visi yang ada dengan realitas di lapangan. Dia akan bekerja keras membantu semua bawahannya untuk mengerti visi yang mereka usung, dan mampu bertindak sesuai visi, serta memiliki kemampuan untuk menggerakan organisasi secara utuh dalam pencapaian hasil kerja sesuai target yang direncanakan.
Bekerja dengan visi yang terang tidak saja diperlukan otak yang cerdas dan pikiran besar, kemampuan yang luar biasa, dan bakat yang hebat, tetapi diperlukan kesabaran dan pengetahuan yang sesuai untuk semua tujuan organisasi.
Kualitas sang pemimpin yang memungkinkan dirinya untuk menggunakan semua sikap dan pengetahuannya dengan cara yang bijaksana yang akan membuat sang pemimpin bersinar terang bersama sukses organisasi.
Sikap penuh perhatian pada realitas yang muncul akan melahirkan naluri kepemimpinan dengan kekuatan penuh untuk melihat semua aspek organisasi secara bijaksana sebelum dilakukan tindakan yang pantas dan benar.
Pemimpin yang sukses mengembangkan sasaran tertinggi organisasi untuk mencapai visi. Kesatuan pemimpin dan staf pada sasaran tertinggi, dan pada visi, akan terasa lebih kuat dengan tindakan dan komunikasi dua arah, yang dilakukan secara berulang – ulang untuk memastikan dan meyakinkan pemahaman mereka terhadap semua tindakan proses kerja yang mengarahkan mereka pada visi kerja yang benar telah tepat.
Bekerja dengan visi tidak hanya diperlukan kesatuan dalam berpikir dan bertindak, tapi diperlukan kemauan untuk terus belajar dan melatih diri dalam menghadapi tantangan – tantangan besar yang berusaha mengingkari visi yang sedang diusung tersebut.
Pemimpin haruslah bersikap seperti seorang pribadi yang cukup bijaksana untuk mengetahui hal yang seharusnya untuk ditindaklanjuti, yang cukup cerdik untuk melakukan hal – hal yang besar dan terarah, dan cukup pintar untuk mengajari para bawahan untuk mampu berpikir dan bertindak sesuai dengan visi yang ada.
Pemimpin yang bekerja dengan visi terang harus juga merangkul semua aspek kerja yang ada di dalam organisasi secara utuh dan penuh untuk menjadikan visi organisasi menyatu bersama semua orang di dalamnya.
Tidak ada sukses yang lahir tanpa memiliki visi yang jelas dan terang. Dan, tidak ada hasil optimal yang bisa dicapai oleh organisasi Anda tanpa mengaktifkan diri dari semua kekuatan manusianya untuk berkolaborasi secara efektif dalam peran pemimpin dan pengikut. Kolaborasi yang sempurna hanya akan terjadi ketika pemimpin mampu memiliki kebijaksanaan sikap dalam upaya menyatukan diri dengan semua pengikutnya.
Bekerja dengan visi seharusnya mempermudah semua aspek kerja untuk bergerak sesuai tujuan dari sasaran tertinggi organisasi.
Pemimpin yang bijak tahu kapan harus bertindak dan kapan harus berpikir, yang penting semua tindakan dan pikiran tersebut tidak liar dari visi yang ada.

Sketsa Pemimpin Ulung

“Pemimpin Ulung Tidak Akan Pernah Terjebak Dalam Situasi Yang Menciptakan Keragu – Raguan, Tapi Dia Seorang Pejuang Yang Sanggup Melewati Jebakan Apapun Untuk Mencapai Sebuah Kemenangan Mutlak.”-Djajendra

Pemimpin ulung lahir dari berjuta – juta pengalaman pahit dan mengetahui cara menemukan kehidupan terindah buat banyak orang. Dia seorang perencana dan sekaligus pelaksana strategi terandal buat kemenangan sejati. Pemimpin ulung bukanlah tipe pribadi yang suka bersembunyi dibalik jubah kebesarannya, tapi dia seorang pejuang yang siap menderita dan bahagia. Pemimpin ulung selalu melangkah dengan rencana dan strategi,yang terinci secara sempurna dan total. Dia tidak akan pernah gegabah dalam memperlakukan lawan dan teman, dia akan selalu memperhitungkan setiap risiko secara rinci untuk menyelamatkan semua orang dari penderitaan dan kekalahan.
Pemimpin ulung adalah pribadi cerdik yang cerdas memanfaatkan kelemahan pihak lawan untuk mendapatkan kemenangan mutlak. Pemimpin ulung akan lebih banyak diam dan mendengar sebelum dia bersikap secara tegas dalam sebuah persaingan. Pemimpin ulung adalah suara hati yang jernih dan jelas, dan melalui slogan – slogannya dia akan bisa membangkitkan semangat dan motivasi setiap orang. Pemimpin ulung selalu bisa mengobarkan semangat pantang menyerah ke dalam dada para pengikutnya. Pemimpin ulung juga seorang organisator yang cerdas mengorganisasikan semua komponen manusia yang dipimpinnya menjadi efektif dan kreatif dalam meperjuangkan sebuah proses untuk mencapai kemenangan abadi. Pemimpin ulung bukanlah seorang pribadi yang mengharapkan keuntungan pribadi, tapi ia seorang pejuang dengan prinsip – prinsip perjuangan yang berkosentrasi menyelamatkan semua orang melalui strategi jitunya. Pemimpin ulung tidak akan pernah terjebak dalam situasi yang menciptakan keragu – raguan, tapi dia seorang pejuang yang sanggup melewati jebakan apapun untuk mencapai sebuah kemenangan mutlak. Pemimpin ulung kadangkala tampil dengan lemah lembut, tapi suatu ketika bisa menjadi sangat kejam terhadap setiap orang. Dia adalah seorang pemikir yang strategis, dan semua hidupnya dia persembahkan buat kemenangan abadi. Pemimpin ulung juga seorang negosiator ulung yang cerdik memberdayakan setiap orang untuk mencapai mimpi dan keinginan. Pemimpin ulung merupakan seorang pribadi yang cerdik mengatur pasukan dalam organisasi untuk menjadi kuat dan bergairah kerja tinggi. Pemimpin ulung juga seorang sahabat yang baik dan tegas kepada siapapun. Dia memang lahir dari strategi untuk menang dan menang. Dalam kamusnya apa saja boleh dia lakukan asal dia bisa menang. Pemimpin ulung bukanlah seorang pecundang yang gampang ditaklukkan oleh lawan, tapi dia seorang pemberani dengan seribu satu akal untuk mencapai kemenangan. Pemimpin ulung merupakan seorang pribadi yang suka merangkul setiap orang untuk berpihak kepadanya, termasuk juga terhadap lawan – lawannya. Setiap orang yang takluk kepada dirinya, akan dia beri kesempatan untuk mencapai kemenangan di bawah komando dari dirinya.

Memimpin Di Waktu Sulit

“Waktu Sulit Akan Menjadi Guru Terbaik Untuk Belajar Menjadi Pemimpin Yang Lebih Cerdas Dan Bijaksana.” – Djajendra

Pemimpin terbaik akan berdiri dengan tegar dan sabar dalam perasaan tanggung jawab penuh, untuk menaklukkan masa-masa sulit dan menyelesaikan semua benang kusut persoalan dengan tenang, yakin, dan percaya diri. Memimpin di waktu sulit memerlukan integritas diri untuk memahami semua persoalan dengan jernih.

Di waktu sulit, pemimpin harus memotivasi dan membimbing para stakeholders untuk bersikap tenang, dan tetap bekerja dengan akal sehat untuk segera keluar dari cengkraman persoalan dan kesulitan. Pemimpin harus memimpin dengan kerja sama yang saling terkomunikasikan dengan stakeholders. Setiap ucapan dan perilaku pemimpin harus bisa dipercaya dan memiliki nilai integritas.

Pemimpin dengan semangat tinggi untuk segera keluar dari waktu sulit akan menjadi seorang motivator ulung yang membangkitkan semangat dan gairah kerja semua orang. Semangat yang berkobar – kobar dengan perencanaan yang baik adalah sikap  terbaik untuk menaklukkan waktu sulit.
Pemimpin terbaik tidak akan terperangkap dalam perasaan kesal oleh situasi yang tidak berpihak kepada diri dan organisasi, tapi memimpin dengan kejernihan perasaan dan pikiran untuk menjaga ketenangan dan kepercayaan diri dalam situasi segenting apa pun. Dan dia akan bekerja bersama kecerdasan emosional yang hebat untuk menjinakan waktu sulit.

Dengan perasaan tenang yang penuh percaya diri, pemimpin pasti bisa mengatasi semua hal tersulit dengan lebih sederhana. Sebagai pemimpin yang andal dan berkualitas tinggi hanya di waktu sulit itulah dia bisa bercermin dengan jelas dan terang tentang kualitas dirinya sebagai pemimpin yang unggul. Bila tidak ada waktu sulit, pemimpin hanya akan sibuk dalam sebuah sistem mapan yang penuh dengan kegiatan rutin tanpa tantangan yang berarti buat perubahan yang hebat. Dan dalam keadaan seperti ini, pemimpin belum layak disebut sebagai pemimpin terbaik, sebab pemimpin terbaik dengan kualitas unggul hanya lahir setelah mampu menaklukkan berbagai macam tantangan dan cobaan di waktu sulit.

Pemimpin adalah sumber kekuatan organisasi, dan sebagai sumber kekuatan, pemimpin harus memiliki tingkat kesadaran diri yang tinggi dalam memberikan perasaan percaya diri dan semangat juang kepada seluruh stakeholders, tanpa pernah meninggalkan seorang stakeholders pun di waktu sulit.

Memimpin di waktu sulit memerlukan hati dan pikiran yang mulia untuk merangkul semua kekuatan stakeholders dalam sebuah keharmonisan hubungan kerja tanpa syarat. Pemimpin bersama semua kekuatan stakeholders harus bijak dan cerdik dalam merangkai kerja sama yang kuat diantara semua potensi yang tersedia, kemudian secara bertahap membenahi benang kusut persoalan organisasi. Pemimpin harus berbagi tugas dan peran untuk bisa dikerjakan oleh semua orang dalam tingkat partisipasi yang tinggi.

Memimpin di waktu sulit tidak sama seperti ketika memimpin di waktu yang penuh kemudahan. Di waktu yang penuh kemudahan akan datang berbagai macam bantuan yang tidak diperlukan, serta orang – orang dengan berbagai kepentingan dalam bungkusan karakter yang sopan akan mendekati dan mengelilingi pemimpin, tetapi ketika pemimpin terjebak di waktu sulit, maka semua bantuan dan rasa hormat akan tergantikan oleh sikap penuh curiga.

Waktu sulit akan menjadi guru terbaik untuk belajar menjadi pemimpin yang lebih cerdas dan bijaksana. Mungkin saja, tanpa waktu sulit pemimpin tidak akan pernah mengerti tentang cara dan strategi perjuangan untuk menaklukkan masa sulit. Di waktu sulit, pemimpin terbaik akan bertindak untuk sebuah perubahan yang hebat, dan yang pasti dia tidak akan ketakutan dan lari dari realitas yang diberikan oleh waktu sulit tersebut.
untuk training / seminar hubungi www.djajendra-motivator.com

Pemimpin Adalah Energi Kolaborasi

“Energi Kolaborasi Merupakan Kekuatan Untuk Menyatukan Semua Komponen Organisasi Dengan Mengeliminasi Semua Potensi Konflik.” – Djajendra

Perusahaan terbaik harus di kelola dengan efektif,  dan semua fungsi kerja harus dikerjakan dengan perasaan penuh tanggung jawab. Untuk itu, semua fungsi, peran, dan unit kerja wajib secara proaktif melakukan total kolaborasi terhadap semua tugas dan tanggung jawab pekerjaan.  Dalam hal ini, diperlukan peran pemimpin untuk membangun sebuah kolaborasi kerja yang efektif dari semua unsur kekuatan stakeholders perusahaan.

Pemimpin harus cerdas melayani semua kebutuhan sumber daya manusia dengan utuh dan total, serta mampu mengelola semua keragaman dalam bentuk kolaborasi yang kompak dan berkualitas tinggi. Pemimpin harus bisa memotivasi energi kolaborasi ke tubuh organisasi agar organisasi menjadi lebih kompak, dinamis, dan berkinerja tinggi. Pemimpin tidak boleh hanya mengandalkan sistem, kultur, dan nilai yang dimiliki organisasi, tapi juga harus bersikap lebih proaktif dengan cara mengoptimalkan semua potensi sumber daya perusahaan untuk hasil yang maksimal.

Melalui komunikasi yang efektif, pemimpin harus membangun kolaborasi yang harmonis di antara semua kekuatan sumber daya manusia, dan membuat organisasi bergerak dengan efektif dan berkualitas. Kesadaran pemimpin untuk memiliki wawasan dan pandangan jauh ke depan, agar bisa melihat semua situasi organisasi secara objektif dan netral, akan membuat energi kolaborasi bekerja secara efektif sambil memberikan dampak positif buat kemajuan organisasi.

Rutinitas kerja sering membuat pemimpin terlalu dekat dengan kepentingan kelompok sehingga pemimpin bisa terpengaruh untuk memihak sebuah keadaan buat keuntungan kelompok tertentu. Padahal pemimpin adalah milik semua sumber daya manusia organisasi, yang harus bersikap netral dan bijaksana terhadap semua kepentingan kelompok. Ketika pemimpin mulai memihak sebuah kelompok atau unit kerja, sikap netral pemimpin akan hilang, dan konflik bisa menjadi ancaman yang merusak keharmonisan hubungan kerja.

Kekuatan sikap pemimpin untuk menjadi energi kolaborasi yang mengikat semua orang dalam organisasi, adalah nilai yang bisa menciptakan kinerja optimal buat organisasi dan sumber daya manusia. Pemimpin harus selalu waspada untuk tidak terperangkap di antara keinginan – keinginan pribadi atau kelompok tertentu dalam organisasi. Pemimpin harus memperlihatkan wibawa yang kuat dalam wujud energi kolaborasi yang merangkul dan memberi arah yang jelas kepada semua sumber daya manusia. Pemimpin tidak boleh membuat skenario – skenario berdasarkan harapan tanpa fakta dan dasar yang kuat.

Perangkap atau jebakan akan selalu ditebar oleh kelompok – kelompok yang bersifat oportunitis untuk bisa mempengaruhi sikap netral pemimpin. Apabila pemimpin takluk dibawah pengaruh kelompok oportunitis, maka energi kolaborasi menjadi tidak bermanfaat lagi dalam menjaga keharmonisan dan keutuhan sebuah semangat hubungan kerja.

Pemimpin adalah energi kolaborasi, artinya pemimpin harus bisa memainkan peran kepemimpinannya dengan bijak untuk memberdayakan semua potensi sumber daya manusia melalui kekuatan kerja sama yang harmonis. Pemimpin harus memiliki tekad yang kuat untuk menyatukan semua keunggulan dan talenta dari sumber daya manusia menjadi energi penggerak dari roda organisasi yang efektif dan efisien. Pemimpin dengan kekuatan energi kolaborasi harus cerdik untuk membekali semua karyawan dengan rasa percaya diri yang kuat, untuk secara tulus menjaga keharmonisan hubungan kerja melalui kolaborasi kerja yang efektif.

Energi kolaborasi merupakan kekuatan untuk menyatukan semua komponen organisasi dengan mengeliminasi semua potensi konflik. Oleh karena itu, pemimpin harus berdiri ditengah-tengah kepentingan semua orang tanpa sedikitpun berpikir untuk memihak kelompok tertentu.

Jauhkan perilaku untuk bermain politik kantor; hilangkan sikap untuk mengulur-ulur waktu terhadap semua kepentingan organisasi; jangan biarkan pikiran negatif berkembang menjadi pengacau hubungan kerja yang harmonis; jangan biarkan orang – orang bekerja di luar sistem, kultur, dan nilai positif . Pemimpin sebaiknya menjadi pribadi yang selalu melakukan evaluasi terhadap semua proses organisasi secara reguler, untuk bisa memastikan bahwa energi kolaborasi telah tepat sasaran, dan tidak menjadi berlebihan dalam semua proses kerja, yang menghubungkan keharmonisan kerja sama antar unit kerja. Pemimpin juga harus secara tegas menghambat munculnya sikap egois dari masing – masing unit kerja yang menganggap sebuah unit kerja lebih bergengsi dibanding unit kerja yang lain. Pemimpin harus cerdas merangkul semua unit kerja dan mengarahkannya untuk bekerja dalam sebuah kolaborasi yang terkoordinasi secara sempurna dalam arah dan sasaran kerja yang benar.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Singkirkan Sekat Pembatas Hubungan

“Walaupun Kita Di Dalam Satu Organisasi, Tapi Tidak Jarang Kita Sulit Untuk Menyampaikan Pendapat Di Antara Kita.” – Djajendra

Sebagai pemimpin, Anda harus bisa menyingkirkan semua tembok pembatas yang menghalangi Anda untuk melakukan komunikasi dari hati ke hati dengan semua bawahan.

Pemimpin harus mampu menembus batas – batas pikiran dan emosional untuk memahami apa yang dibutuhkan oleh bawahan. Artinya, pemimpin harus cerdas secara emosional untuk membangun hubungan yang berkinerja.

Saatnya buat Anda untuk berpikir dan beremosional positif, lalu memanfaatkan hubungan baik dengan semua pihak untuk membangun keharmonisan kerja di internal perusahaan.

Ketika pemimpin mampu menyingkirkan semua sekat pembatas hubungan, pemimpin akan bersinar lebih cemerlang dalam integritas diri yang menghormati semua pihak dengan sempurna. Sekat pembatas hubungan seringkali menjadi penghalang untuk mengetahui hal – hal yang benar. Kadangkala ada orang – orang tertentu yang memanfaatkan sekat pembatas hubungan untuk keuntungan pribadi.

Kesiapan pemimpin untuk memimpin dalam komunikasi dua arah yang saling mendengar dan saling berkontribusi, akan mengurangi semua hal yang tidak efektif di organisasi.

Pemimpin yang baik tidak boleh menghalangi arus informasi ke dalam organisasi, tapi membuat kebijakan-kebijakan yang tepat untuk memanfaatkan informasi dengan efektif.

Singkirkan semua sekat pembatas hubungan komunikasi kerja, pastikan semua orang bisa saling berkomunikasi secara efektif, dan biarkan birokrasi menjadi lebih sederhana untuk membuat semua pekerjaan lebih lancar.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Sikap Rendah Hati Pemimpin

Pemimpin besar itu bagaikan malaikat yang penuh pengertian untuk tidak hidup dalam kesombongan, serta selalu bersikap rendah hati terhadap segala celaan dan pujian yang datang secara berlebihan. Dia seorang pemimpin yang selalu berpikir dengan cara sangat sederhana, untuk mengambil tindakan – tindakan yang berkualitas tinggi. Dia bagaikan lautan yang menampung semua aspirasi dan ide dari orang – orang disekitarnya dengan lapang dada. Dia juga selalu memiliki kepercayaan diri yang sangat tinggi dan konsisten;pribadi yang selalu terbuka buat semua bawahannya untuk berbeda pendapat.
Sikap rendah hati sang pemimpin membuatnya menjadi seorang pembelajar sejati, yang selalu melakukan interospeksi diri terhadap segala hal secara utuh. Dia tidak akan pernah mengandalkan ego dan nafsu diri secara berlebihan untuk memaksa pendapatnya diterima oleh orang lain, tapi dia selalu mendengar pendapat – pendapat yang lain sebagai bahan masukan buat sebuah keputusan yang benar dan tepat sasaran.
Sikap rendah hatinya itu menjadi modal yang kuat untuk merangkul semua kekuatan yang ada disekitarnya. Melalui sikap rendah hati yang jujur dan berintegritas tinggi, dia akan selalu menjadi pemimpin yang dipuji dan dicintai oleh semua orang.
Sikap rendah hatinya itu menjadikan dirinya sebagai panutan yang pantas untuk diteladani oleh semua orang.
Sebagai pemimpin yang dicintai, dia sangat cerdik untuk mempengaruhi dan membuat semua orang mengikuti cara – cara kepemimpinannya secara terarah.
Sebagai pemimpin yang bersikap rendah hati, dia selalu berada di depan untuk membantu semua proses kerja berjalan secara adil, jujur, terbuka, dan bertanggungjawab. Dia selalu melakukan koordinasi atas semua tugas dan tanggung jawab secara terfokus dan terkosentrasi untuk sukses. Dia adalah seorang pemimpin yang mendorong semua bawahannya bergerak secara harmonis dalam menyelesaikan semua pekerjaan dengan kinerja maksimal.
Sikap rendah hati membuat semua bawahan menghormati gaya kepemimpinannya secara tulus, dan mereka semua bekerja keras untuk memudahkan kehidupan organisasi, dalam upaya menghasilkan kinerja yang lebih optimal, melalui cara – cara kerja yang efektif dan efisien.
Sikap rendah hati sang pemimpin membuat posisinya menjadi sangat kuat. Karena dia menunjukkan praktik kepemimpinan yang tidak pilih kasih, atau pun meremehkan pihak lain, ia selalu menjaga keharmonisan dan keutuhan organisasi melalui sikap rendah hatinya tersebut.